loading…
Sebuah paradoks besar Di terjadi Di perekonomian Internasional. Sepanjang tahun lalu, total kekayaan individu Di dunia melonjak drastis hingga 11% jika diukur Di Nilai Mata Uang Amerika AS. Foto/Dok
Angka tersebut melesat jauh melampaui Kemajuan dua tahun Sebelumnya Itu. Akan Tetapi jika Anda merasa keuangan Anda begitu-begitu saja atau Malahan makin seret, Anda tidak sendirian.
Baca Juga: Elon Musk Karena Itu Kuadriliuner Pertama Di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Laporan kekayaan Internasional terbaru Di UBS mengungkapkan realitas pahit, dimana Kemajuan kekayaan dunia Pada ini sangat timpang. Menciptakan jurang pemisah yang Lebih menganga Ditengah kelompok The Haves (orang kaya) dan The Have-Nots (Kelompok kelas bawah).
Ilusi Angka: Pada Si Kaya Membuat Semua Orang Terlihat Makmur
Mengapa angka Kemajuan 11% terasa semu Untuk mayoritas Penduduk Dunia bumi? Jawabannya ada Di ketimpangan distribusi. Laporan UBS Menunjukkan bahwa 1,5% Penduduk Dunia teratas kini menguasai hampir 50 persen total kekayaan dunia.
Lonjakan kekayaan ini utamanya dinikmati Dari mereka yang sudah Memperoleh aset Di atas USD5 juta, didorong Dari Penampilan pasar keuangan dan bursa saham yang terus meroket. Kejadian Luar Biasa ini paling jelas terlihat Di Amerika Serikat (AS).
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Penduduk Dunia Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia











