loading…
Atmosfer Ke Garmin Run Indonesia 2026 mulai terasa jelang ajang yang Akansegera digelar Ke ICE BSD Ke 20 September / Foto: Istimewa
Berbeda Untuk tahun-tahun Sebelumnya Itu, kegiatan ini mengusung Prototipe “Mindful Miles”, yang menggabungkan Berlarilah santai Ke Zona 2 Bersama Aksi Massa peduli lingkungan Melewati plogging, yakni memungut sampah Ke sepanjang rute Berlarilah.
Marketing Communications Manager Garmin Indonesia, Rian Krisna, mengatakan kegiatan ini menjadi wujud komitmen Garmin Untuk mengampanyekan Life Style sehat yang selaras Bersama kepedulian Di lingkungan.
“Melewati kegiatan plogging ini, kami ingin Menunjukkan bahwa Life Style aktif dapat berjalan berdampingan Bersama kepedulian Di lingkungan. Sejalan Bersama semangat From Zero to Hero, kami mengajak para pelari tidak hanya mengejar garis finis, tetapi juga meninggalkan dampak positif Untuk lingkungan Melewati langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama,” ujar Rian.
Untuk kegiatan tersebut, para peserta menempuh rute Di tujuh kilometer yang dimulai Untuk Asatu Menteng. Sepanjang perjalanan, mereka mengumpulkan berbagai jenis limbah anorganik, mulai Untuk kemasan plastik hingga puntung rokok.
Sebanyak 111 peserta berhasil mengumpulkan 164,56 kilogram sampah. Seluruh limbah yang terkumpul Setelahnya Itu dibawa Hingga fasilitas micro factory milik Matters Untuk dipilah, dibersihkan, dan diolah menjadi material daur ulang.
Menariknya, sampah tersebut tidak berhenti sebagai hasil Aksi Massa bersih-bersih semata. Matters Akansegera mengolahnya menjadi 18 plakat Apresiasi yang Akansegera diberikan kepada para Kemenangan Garmin Run Indonesia 2026.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Road To Garmin Run 2026, Sampah Disulap Karena Itu Plakat Kemenangan











