Jakarta –
Paspor yang dibalut aluminium foil Di menjadi Gaya Hingga media sosial. Cara itu diyakini dapat mencegah pencurian data Didalam chip elektronik yang tertanam Hingga Di paspor, ampuh atau cuma mitos?
Gaya itu pun menjadi perbincangan ramai Hingga berbagai platfrom seperti TikTok dan Reddit. Mereka percayameyakini bahwa lapisan aluminium foil dapat menghalangi pembacaan data Didalam chip yang terdapat Hingga Di paspor secara nirkabel.
Kekhawatiran itu muncul Sebab paspor modern, termasuk paspor Jerman, telah dilengkapi chip RFID Di halaman data pemegang paspor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip Didalam Euronews, Jumat (25/9/2026) menurut Federal Office for Information Security (BSI) Jerman, chip tersebut memungkinkan pemeriksaan identitas secara cepat dan aman Hingga perbatasan. Chip itu menyimpan foto paspor secara digital serta sejumlah data pribadi seperti nama, tempat lahir, jenis kelamin, warna mata, tinggi badan, dan tempat tinggal.
Di Itu, chip juga menyimpan dua sidik jari yang diambil Di paspor diterbitkan. Informasi tersebut membuat sebagian wisatawan khawatir datanya bisa dibaca pihak yang tidak berwenang ketika mereka berada Hingga tempat ramai atau Di bepergian.
Tetapi, apakah pencurian data Didalam cara tersebut benar-benar mudah dilakukan? Para ahli menyebut kemungkinan itu sangat kecil Di situasi perjalanan sehari-hari.
Chip Di paspor hanya dapat dibaca Di jarak yang sangat Didekat. Mekanismenya serupa Didalam pembayaran tanpa disentuh, Agar Gadget pembaca harus berada tepat Hingga Didekat paspor, Malahan nyaris menempel Di dokumen.
Sebab itu, aluminium foil dinilai tidak diperlukan sebagai perlindungan tambahan. Meski secara teori dapat menjadi penghalang gelombang radio, para ahli menganggap membungkus paspor Didalam foil sebagai tindakan yang berlebihan dan tidak Memberi manfaat berarti Di penggunaan sehari-hari.
Kebiasaan tersebut juga bisa merepotkan ketika wisatawan melewati pemeriksaan Perpindahan Penduduk Internasional. Paspor harus berulang kali dibuka Didalam bungkus aluminium foil, Agar proses pemeriksaan justru Berpeluang menjadi lebih lama.
Di akhirnya, membungkus paspor Didalam aluminium foil disebut lebih banyak Memberi rasa aman secara psikologis daripada perlindungan nyata. Cara itu Malahan dapat membuat wisatawan lain bingung melihat kebiasaan tersebut.
Data paspor dilindungi ketat
Data yang tersimpan Di chip paspor Di dasarnya Memperoleh perlindungan. Hingga Jerman, tidak ada penyimpanan terpusat Sebagai data yang terdapat Hingga Di chip paspor.
Catatan paspor yang dimiliki otoritas juga hanya berisi informasi yang sama seperti Sebelumnya penggunaan paspor elektronik. Di Di Yang Sama, data sidik jari tidak disimpan Di basis data terpusat dan hanya terdapat Di dokumen paspor.
Sesudah pemegang paspor Memperoleh dokumennya, seluruh data sidik jari yang digunakan Di proses pembuatan paspor Akansegera dihapus secara permanen Didalam pihak berwenang. Syarat tersebut tercantum Di Pasal 16 Undang-Undang Paspor Jerman.
(upd/fem)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Paspor Dibungkus Aluminium Foil, Trik Anti Maling Data atau Cuma Mitos?











