loading…
Pelatihan Kesejaganan pernapasan Lindungi Napasmu Jaga Momen Berarti yang digelar Pfizer Indonesia Di Jakarta. Foto: Dok Pfizer
Hanya 15% responden yang mengaku mengenal sekaligus memahami pneumonia pneumokokus. Survei tersebut juga menemukan hanya 28% orang dewasa yang mengetahui bahwa kelompok usia 50 tahun Hingga atas Memperoleh risiko lebih tinggi Merasakan pneumonia serius.Padahal, lebih Untuk separuh atau 55% responden mengaku rutin merawat orang tua maupun anggota keluarga yang lebih tua.
Temuan ini disampaikan Untuk peluncuran Pencalonan Politik Pelatihan Kesejaganan pernapasan “Lindungi Napasmu Jaga Momen Berarti” yang digelar Pfizer Indonesia Di Jakarta. Pencalonan Politik tersebut bertujuan Meningkatkan kesadaran Kelompok mengenai risiko Penyakit pernapasan Di orang dewasa, khususnya mereka yang merawat orang tua atau anggota keluarga lanjut usia.
Baca Juga : Kabut Asap Karhutla Bisa Picu Pneumonia, Ini Penjelasan Praktisi Medis Paru
Pneumonia Bukan Flu
Pneumonia pneumokokus merupakan Penyakit Menyebar paru yang disebabkan bakteri Streptococcus pneumoniae. Tetapi, masih banyak Kelompok yang keliru memahami Penyakit tersebut.
Survei Menunjukkan 20% responden menganggap pneumonia Di dasarnya sama Didalam flu, sedangkan 48% lainnya bersikap netral Pada pernyataan tersebut.
“Pneumonia dan flu bukan Penyakit yang sama, Kendati flu dapat berkembang menjadi pneumonia. Keduanya bisa menimbulkan batuk dan demam, Supaya keluarga sebaiknya tidak menyimpulkan penyebabnya berdasarkan gejalanya saja,” ujar dr. Joyce Bratanata, Sp.PD, Spesialis Penyakit Untuk, Penyakit Tropik dan Penyakit Menyebar.
Menurut Joyce, sesak napas atau nyeri dada perlu diperiksakan Hingga Praktisi Medis. Sambil kesulitan bernapas yang parah atau kebingungan yang muncul tiba-tiba memerlukan penanganan medis segera.
Survei juga Menunjukkan Kelompok lebih banyak mengaitkan risiko pneumonia serius Didalam Penyakit paru-paru. Sebanyak 42% responden menyebut penderita Penyakit paru sebagai kelompok berisiko, Sambil hanya 11% menyebut Penyakit jantung dan 9% diabetes.
Padahal, usia lanjut serta Penyakit kronis seperti diabetes, Penyakit jantung, dan Penyakit paru kronis dapat Meningkatkan risiko Penyakit pneumokokus.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: 85% Orang Indonesia Belum Paham Pneumonia Pneumokokus, Ini Risikonya











