Denpasar –
Ratusan hotel Di Bali dijual lewat situs online. Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali pun buka suara Yang Berhubungan Di Kejadian Luar Biasa itu.
Hotel-hotel yang dijual itu tersebar Di sejumlah Area, mulai Di Badung, Tabanan, Gianyar hingga Karangasem. Harga setiap hotelnya fantastis, mencapai puluhan miliar Idr.
Di platform jual beli dan sewa properti online seperti Lamudi, misalnya, terdapat ratusan hotel maupun vila Di kelas dan harga yang beragam yang ditawarkan Untuk dijual. Penawaran serupa juga ditemukan Di platform OLX Di jumlah yang cukup banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Ketua PHRI Bali, I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya, pun buka suara Merespons Kejadian Luar Biasa itu. Dia mengatakan banyaknya hotel yang dijual dapat disebabkan Dari berbagai faktor.
Di antaranya tingkat hunian yang rendah, keputusan internal pemegang saham, pemilik yang ingin mengetahui nilai propertinya, hingga tidak mampu mengoperasikan hotel.
“Bisa saja pertama Bisa Jadi tingkat hunian yang terendah. Kedua Bisa Jadi juga Lantaran internal Di pemegang saham ingin menjual. Ketiga, ada yang ingin mengetes harganya, berapa nilai propertinya mereka. Keempat Bisa Jadi juga Lantaran tidak bisa mengoperasikan,” kata Rai Di dihubungi, Senin (21/9).
Menurut dia, penjualan hotel juga merupakan hal yang wajar Untuk Usaha properti. Pemilik bisa saja memilih menjual asetnya Untuk Lalu berinvestasi atau membangun usaha Di tempat lain.
“Dari Sebab Itu Di perspektif kita biasanya jual-beli itu wajar. Tapi orang Akansegera bangun Di tempat lain, bisa saja. Itu kembali kepada masing-masing,” imbuhnya.
Tetapi, PHRI juga mempertanyakan banyaknya properti akomodasi yang kini ditawarkan Untuk dijual. Situasi tersebut dinilai perlu dilihat Untuk kaitannya Di situasi ekonomi dan perkembangan Wisata Internasional Bali.
“Kalau Di kita itu ada juga kita berpikir apakah Di jumlah yang cukup besar, kenapa seperti itu. Apakah Lantaran situasi dan Situasi ekonomi seperti ini, Agar mereka memutuskan Untuk menjual propertinya,” kata Ketua PHRI Badung itu.
Di sisi lain, Rai menilai Situasi Wisata Internasional Bali Di ini juga perlu menjadi perhatian Lantaran wisatawan yang datang tidak seluruhnya Memiliki daya beli tinggi. Sebagian wisatawan memilih akomodasi berdasarkan kemampuan dan Biaya yang dimiliki.
“Wisatawan yang datang itu artinya wisatawan yang middle low. Agar dia menyasar tempat menginap atau akomodasi yang disasar adalah sesuai Di budgetnya mereka,” jelasnya.
Wisatawan Di segmen tersebut, kata dia, tidak selalu menginap Di hotel berbintang. Mereka dapat memilih pondok wisata, guesthouse, kos-kosan, Tempattinggal kontrakan, hingga hotel bintang tiga Di bawah.
Menurut Rai, Situasi tersebut perlu diimbangi Di upaya pemerintah mendatangkan wisatawan Di daya beli lebih tinggi. Di ini, upaya mendatangkan wisatawan berkualitas Di Bali hanya menjadi wacana saja
“Maka Di itu, ini jangan Dari Sebab Itu wacana Untuk mendatangkan wisatawan yang berkualitas, jangan hanya wacana saja. Kita harus tetapkan, lakukan terobosan-terobosan yang bisa mendatangkan wisatawan yang berkualitas itu,” tegasnya.
Rai menyebut pemerintah, khususnya Kementerian Wisata Internasional, perlu melakukan berbagai terobosan Untuk Memperbaiki kunjungan wisatawan berkualitas Di Bali dan Indonesia. Menurutnya, promosi juga perlu diperkuat Untuk Berjuang Di persaingan Di Negeri lain Di kawasan seperti Vietnam, Thailand, dan Malaysia.
“Khususnya kementerian Wisata Internasional harus melakukan terobosan-terobosan yang luar biasa. Bagaimana caranya Memperbaiki kunjungan wisatawan yang berkualitas Untuk Di Bali dan Indonesia tentunya,” tandasnya.
Ia berharap pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan Wisata Internasional dapat memperkuat promosi sekaligus melakukan pembenahan internal. Hal ini termasuk mengatasi persoalan kemacetan, menjaga kebersihan lingkungan, serta Memperbaiki Perlindungan Di Bali.
“Untuk saya, visi pemerintah Bali ingin menjadikan Bali tujuan wisatawan dunia yang berkualitas dan bermartabat harus dibarengi Di langkah-langkah konkret, langkah strategis dan konkret Untuk Memperbaiki hal-hal tersebut,” tutupnya.
———
Artikel ini telah naik Di detikBali.
(wsw/wsw)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Geger Ratusan Hotel Di Bali Dijual Lewat Situs Online











