loading…
Serangan militer udara besar-besaran Dari militer Amerika Serikat Ke sejumlah Area vital Di Iran membuat harga Energi mentah dunia yang sempat ambruk langsung berbalik arah. Foto/Dok
Pernyataan keras ini langsung diikuti Didalam serangan militer udara besar-besaran Dari militer Amerika Serikat Ke sejumlah Area vital Di Iran Di Rabu (8/7) malam waktu setempat. Dampaknya, harga Energi mentah dunia yang sempat ambruk langsung berbalik arah dan melonjak drastis lebih Untuk satu Usd per barel Untuk hitungan jam.
Rudal AS Hantam Iran: Ledakan Guncang Pesisir Pantai
Komando Sentral (CENTCOM) militer Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa mereka telah Melakukan gelombang serangan udara Terbaru yang diklaim jauh lebih masif ketimbang operasi militer hari Sebelumnya. Target utama AS adalah merontokkan Lini Pertahanan Iran guna memastikan Selat Hormuz tetap terbuka Sebagai jalur Perdagangan Antar Negara.
Baca Juga: Iran-AS Memanas Lagi, Harga Energi Dunia Melonjak Lebih Untuk 6%
Media lokal Iran melaporkan rentetan ledakan dahsyat terdengar mengguncang sejumlah titik strategis, termasuk Bandar Abbas (Kota pelabuhan utama Iran), Pulau Abu Musa, hingga Di Bushehr (Lokasi instalasi nuklir dan energi penting).
Eskalasi ini dipicu Dari Aksi Massa nekat Iran yang Sebelumnya Melakukan serangan rudal Ke pangkalan militer AS Di Bahrain dan Kuwait, sebagai balasan atas dicabutnya kelonggaran Pembatasan Energi Dari Washington.
Harga Energi Dunia Langsung Meroket 5% Lebih
Kepanikan langsung menjalar Ke bursa Produk Internasional Wall Street. Sesudah sempat nyaman Di kisaran USD68 per barel awal pekan ini, harga Energi mentah langsung mengamuk.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Energi Ngamuk Lagi











