loading…
Kemenhaj meminta jemaah umrah Indonesia yang berada Di Arab Saudi tetap Tenteram dan fokus menjalankan ibadah Di Makkah dan Madinah. Foto/SindoNews
Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha, mengatakan pihaknya terus Menyimak Kebugaran jemaah umrah Indonesia Di Di perkembangan situasi Keselamatan Di kawasan Timur Di. Pemantauan dilakukan bersama Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh.
“Berdasarkan data yang terdaftar Di sistem kami, hingga Minggu, 11 Oktober 2026, total ada 37 jemaah yang berangkat dan pulang Melewati Bandara Internasional King Khaled, Riyadh. Berdasarkan komunikasi yang kami jalin bersama Bersama Kementerian Luar Negeri serta KBRI Riyadh, alhamdulillah tidak ada jemaah umrah yang menjadi korban Di serangan tersebut,” tegas Ichsan, dikutip Selasa (13/10/2026).
Baca juga: Timur Di Memanas, Emirates hingga Qatar Airways Batal Terbang Ke Riyadh
Kemenhaj mengimbau jemaah yang Di ini berada Di Arab Saudi Untuk Memperbaiki kewaspadaan dan memprioritaskan kegiatan ibadah Di Makkah dan Madinah. Jemaah juga diminta membatasi perjalanan yang tidak mendesak Ke luar Area tersebut.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Tak Ada Jemaah Umrah Bersama Sebab Itu Korban











