loading…
Ke hadapan tantangan terbesar mereka Ke Gelar Dunia 2026, Granit Xhaka yakin tidak ada mimpi yang mustahil diwujudkan. Ia pun mengajak seluruh rakyat Swiss Untuk terus bermimpi / Foto: BBC
Swiss Berencana Berusaha Mengatasi Kampiun bertahan Argentina Ke laga perempat final Ke Lapangan Arrowhead, Kansas City, Minggu (12/7/2026). Jika mampu menumbangkan Regu yang dipimpin Lionel Messi, Swiss Berencana mencatat sejarah Didalam lolos Hingga semifinal Gelar Dunia Untuk pertama kalinya.
Untuk Xhaka, kesempatan ini bukan sekadar Laga sepak bola, melainkan Kemungkinan Untuk mengubah sejarah. “Kepada para pendukung, teruslah bermimpi. Saya selalu menjadi orang yang percaya Ke mimpi, dan mimpi bisa menjadi kenyataan,” ujar Xhaka dikutip Didalam France24.
Baca Juga: Norwegia vs Inggris: Haaland Tagih Janji Rooney Mendayung Ke Sungai Mersey
Mantan Penggiring Arsenal dan Bayer Leverkusen itu menambahkan mimpi tidak Berencana datang begitu saja. Dibutuhkan kerja keras, keberanian, dan tekad Untuk melampaui batas kemampuan.
“Kalau kami ingin mewujudkan mimpi itu, kami harus bekerja keras, berjuang, dan Memberi 100 persen kemampuan. Terkadang kami juga harus melakukan sesuatu yang berbeda dan Merangsang batas kemampuan kami Untuk bisa mengalahkan Argentina. Saya yakin Regu ini siap.”
Misi Sulit Menghentikan Messi
Berusaha Mengatasi Argentina berarti Berusaha Mengatasi Messi, yang hingga perempat final telah menjadi salah satu pencetak Skor terbanyak Laga Didalam delapan Skor. Xhaka mengakui bahwa menghentikan Messi Di 90 menit hampir mustahil.
Meski begitu, ia percaya Swiss tetap Memiliki Kemungkinan jika bermain disiplin. “Saya tidak tahu apakah kami bisa menghentikannya Di 90 menit. Itu Berencana sangat sulit. Tetapi kami harus bermain cerdas, tetap Diskusi, menutup ruang, dan tidak memberinya terlalu banyak kebebasan. Ketika kami menguasai bola, dia juga tidak Berencana bisa bergerak Didalam leluasa,” ujar Xhaka.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Saatnya Swiss Menulis Sejarah Mutakhir











