Jakarta –
Sebuah restoran Hingga Bali Dari Sebab Itu sorotan Sesudah diduga dimiliki pendatang asal Israel. Viral Hingga media sosial, Perkara Pidana Hukum ini turut Membeberkan sejumlah Usaha serupa Hingga Bali.
Jujur Di berbisnis menjadi etika paling dasar yang harus dilakukan seorang pebisnis. Tidak menutupi identitas bisnisnya apalagi sampai menimbulkan kesalahpahaman yang terjadi Di pelanggan.
Sebuah kehebohan terjadi Hingga media sosial Threads Sesudah pemilik akun @aelexav (28/5/2026) mengungkapkan fakta dibalik restoran Sababa. Ia menyebutkan restoran ini dimiliki Dari pendatang Di Israel yang menggunakan identitas palsu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Menggunakan label ‘Timur Ditengah’ Untuk menutupi asal Usaha secara spesifik adalah Pendekatan klasik Untuk menghindari kenyataan dan terlepas Di boikot Israel yang dilakukan Hingga sini,” ujarnya Di utas Threads.
|
Sebuah restoran Hingga Bali diduga dimiliki Dari pendatang asal Israel. Foto: Threads/aelexav
|
Di unggahannya tersebut, Aelexav juga membubuhkan bukti percakapan yang dilakukan pihak restoran Didalam salah satu pelanggannya. Awalnya pihak restoran masih mengaku sebagai sebuah restoran Timur Ditengah, tetapi kejanggalan ini lantas disadari.
“Aku merasa kamu berbohong. Restoran Lebanese seperti apa yang dimiliki Dari seseorang asal Perancis dan menyajikan roti challah? Aku nerasa kalian menyembunyikan identitas Malahan kalian dikelola Dari orang Israel atau zionis. Orang Arab Akansegera selalu mengaku i amakannya secarabangga. Aku juga melihat kalian melabeli beberapa Konsumsi seperti Konsumsi Maroko dan Persia tetapi kalian tidak melabeli menu musakhan sebagai Konsumsi Palestina,” tulis pelanggan tersebut kepada pihak restoran.
Perlu diketahui bahwa ‘Sababa’ Di bahasa Hebrew, yang digunakan Hingga Israel, berarti keren, bagus, hingga mengagumkan. Ditemukan juga akun LinkedIn pemilik Sababa yang bernama Eugenie Taboulet Falcoz.
Hingga Di ini pihak restoran masih menutupi dan mengakui bahwa restoran mereka sepenuhnya Timur Ditengah. Foto: Threads/aelexav |
Falcoz secara terang-terangan menulisnya sosoknya sebagai co-owner Sababa yang ‘menyajikan Konsumsi Israel Di suasana ala Timur Ditengah’. Utas ini juga memicu netizen lain Untuk bersuara Yang Berhubungan Didalam daftar restoran-restoran Hingga Bali yang dimiliki Dari pendatang asal Israel.
Akun X Didalam nama @joey_ardiva, (28/5/2026) menyebutkan beberapa restoran Hingga Bali yang diduga milik orang Israel berdasarkan menu maupun identitas pemiliknya. Mulai Di We Love Falafel, Sababa, hingga Paradisocafe.
Sesudah heboh diserbu Di media sosial, pihak Sababa belum Menyambut Baik apapun. Banyak netizen yang mengaku Berusaha melayangkan Ketidak Setujuan Di kolom komentar akun Instagram @sababa.bali.
Sayangnya, pihak Sababa diduga juga melakukan penghapusan komentar Di setiap unggahannya. Malahan Di dilihat Dari Skuat detikcom (30/5/2026) kini kolom komentar Di akun Instagram @sababa.bali sudah sepenuhnya dinonaktifkan. Sampai artikel ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi Di pihak restoran Yang Berhubungan Didalam kabar ini.
(dfl/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Heboh Hingga Media Sosial, Restoran Hingga Bali Diduga Milik Warga Israel!












