Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya Di sini!

Foto Travel
Najm Dhiaulhaq – detikTravel
Sabtu, 09 Mei 2026 10:30 WIB
Thailand – Perayaan Seni roket tradisional komunitas Mon kembali digelar. Perayaan Seni memadukan ritual keagamaan dan Laga penuh ledakan.
Sebuah roket meledak Setelahnya peluncuran Di area Laga. Kearifan Lokal “Look Noo” biasanya digelar setiap tahun Di periode perayaan Songkran dan awal musim panas Di Thailand. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Roket ditembakkan Di Di kepulan asap dan cahaya api. Kearifan Lokal turun-temurun ini menjadi salah satu cara komunitas Mon mempertahankan identitas Adat Istiadat Dunia mereka Di Thailand modern. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Seorang laki-laki berdiri Di Didekat lintasan kabel Di Perayaan Seni berlangsung. Laga biasanya dinilai berdasarkan Kelajuan dan kemampuan roket menghantam target yang telah ditentukan. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Peserta berdiri Di Didekat roket yang tergantung Di kabel peluncur. Banyak Skuat mewakili kuil atau komunitas lokal Di Laga tahunan ini. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Sebuah roket melaju cepat Di sepanjang kabel Di Laga berlangsung. Berbeda Didalam Perayaan Seni roket biasa, “Look Noo” menggunakan lintasan horizontal Didalam target tertentu. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Peserta menyiapkan roket Sebelumnya Laga dimulai. “Look Noo” Di bahasa Mon merujuk Di roket tradisional yang digunakan Di ritual dan Laga komunitas. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Percikan api menerangi area Perayaan Seni Di roket ditembakkan Di malam hari. Meski menggunakan bahan peledak rakitan, Perayaan Seni tetap dijalankan Didalam pengawasan komunitas setempat. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Roket tradisional meluncur Di Di asap dan percikan api Di Perayaan Seni “Look Noo” digelar Di Pathum Thani, pinggiran Bangkok, Thailand. Kearifan Lokal tahunan ini dijalankan komunitas etnis Mon Untuk menghormati biksu Buddha yang telah wafat. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Roket-roket terlihat tergantung Di kabel Sebelumnya diluncurkan Di Pathum Thani. Roket yang diisi bahan peledak ditembakkan Di sasaran berbentuk pagoda sebagai Dibagian Di ritual penghormatan. REUTERS/Chalinee Thirasupa
 
 
 
 
 
 
 
 
`;
constructor() {
super();
this.attachShadow({ Tren: “open” });
this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html;
}
async connectedCallback() {
// Handle share button clicks
this.shadowRoot
.querySelectorAll(“.cb-rekomendit__share-btn”)
.forEach((btn) => {
btn.addEventListener(“click”, (e) => {
e.preventDefault();
e.stopPropagation();
const url = btn.getAttribute(“data-url”);
const title = btn.getAttribute(“data-title”);
if (navigator.share) {
navigator
.share({
title: title,
url: url,
})
.catch(console.error);
} else {
// Fallback: Copy to clipboard
navigator.clipboard.writeText(url).then(() => {
alert(“Link copied to clipboard!”);
});
}
});
});
}
}
customElements.define(“cb-rekomendit”, CbRekomenditDesktop);
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Dentuman ‘Look Noo’ Warnai Kearifan Lokal Roket Komunitas Mon Di Thailand











