loading…
Dunia hanya meratapi lonjakan Harga Pertamax, Sambil CEO Chevron, Mike Wirth Terbaru saja mengirimkan pesan yang jauh lebih mengerikan, bahwa Migas yang Berencana hilang Bersama pasar. Foto/Dok
Di sebuah diskusi Hingga Milken Institute, Wirth menegaskan bahwa fase guncangan harga kini telah berubah menjadi kelangkaan fisik pasokan Migas. Dampaknya? Ekonomi dunia dipaksa melambat, atau berhenti sama sekali.
Wirth tidak Lagi berteori. Sebagai pimpinan perusahaan yang memproduksi 3,1 juta barel per hari, ia melihat data nyata Hingga lapangan. Menurutnya, penutupan Selat Hormuz telah menyedot habis semua cadangan penyangga yang ada.
“Kita Berencana mulai melihat kelangkaan fisik,” ujar Wirth.
Baca Juga: Dunia Siaga! Lembaga Keuangan Internasional Peringatkan Guncangan Pasokan Energi Terparah Di Sejarah Resmi Dimulai
Ia membandingkan skala krisis Di ini Bersama krisis energi tahun 1970-an Hingga mana Negeri-Negeri Barat harus melakukan penjatahan bahan bakar dan warga harus mengantre berjam-jam Hingga pom bensin.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Stok Migas Mentah Mulai Habis, Bos Chevron Warning Krisis Energi Mirip Tahun 1970-an











