Modus Terbaru! Penipu Edit Foto Kecoak Ke Konsumsi Sebagai Peras Restoran



Jakarta –

Aksi Massa penipu mengedit foto Konsumsi Bersama AI ini Dari Sebab Itu perbincangan. Ia ‘menambahkan’ kecoak Sebagai minta kompensasi Ke restoran.

Pemilik Kok Sen Restaurant Ke Singapura, Jacky Wong, nyaris menjadi korban pemerasan berkedok komplain Konsumsi. Pelaku mengaku menemukan kecoak Di hidangan dan meminta kompensasi 300 Usd Singapura (Rp4,2 juta).

Dilansir Di The Straits Times (5/11/2026), Wong Merasakan pesan WhatsApp Ke 31 Oktober 2026. Pengirim mengaku makan Ke restorannya sehari Sebelumnya Itu dan mengirim foto Konsumsi berisi kecoak serta struk senilai lebih Di 110 Usd Singapura (Rp1,5 juta).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wong sempat panik dan meminta maaf atas kejadian tersebut. Akan Tetapi, ia mulai curiga ketika pengirim menolak menunggu satu minggu Sebagai proses penyelidikan.

Seorang pemilik restoran Merasakan komplain pelanggan yang mengaku menemukan kecoak Di makanannya. Foto: Thinkstock

Pelaku justru mendesak agar uang segera diberikan. Ia Malahan mengancam Akansegera melaporkan restoran kepada pihak berwenang dan mengunggah kejadian tersebut Hingga Jaringan.

“Kami panik dan sangat khawatir Di itu. Lantaran itu, kami meminta maaf dan mengatakan Akansegera bertanggung jawab,” ujar Wong.

Kecurigaan Wong Lebihterus kuat Setelahnya melihat nomor pengirim berasal Di Malaysia. Pesan WhatsApp tersebut juga menggunakan fitur penghapusan otomatis Di 24 jam.

Ia turut mempertanyakan posisi kecoak Di foto yang terlihat sangat mencolok. Menurutnya, mustahil pelayan tidak Memahami keberadaan serangga tersebut Di menyajikan Konsumsi.

Wong Setelahnya Itu memeriksa Google Reviews dan menemukan foto identik yang diunggah pelanggan lain. Bedanya, foto asli tidak memperlihatkan kecoak Di hidangan.

Modus Baru! Penipu Edit Foto Kecoak di Makanan untuk Peras RestoranSetelahnya ditelusuri, ternyata foto tersebut sekadar editan AI. Foto: The Strait Times

Ternyata, pelaku diduga Memutuskan foto tersebut lalu mengeditnya menggunakan kecerdasan buatan (AI). Gambar kecoak ditambahkan secara digital Sebagai membuat komplain terlihat meyakinkan.

“Mereka hanya mengunduh foto Di ulasan terbaru, menggunakan AI Sebagai mengubahnya, lalu mengirimkannya kepada kami,” ungkap Wong.

Kejanggalan lain ditemukan Ke struk pembelian yang dikirim pelaku. Struk tersebut berasal Di ulasan Google dan bertanggal 22 Oktober 2026, bukan 30 Oktober seperti pengakuan pengirim.

Setelahnya mengetahui fakta tersebut, Wong Berjuang Bersama pengirim dan mengancam Akansegera melaporkannya Hingga polisi. Pelaku Setelahnya Itu mengaku telah mengunggah foto-foto itu Hingga Google Reviews.

Meski Memiliki 22 Lensa pengawas atau CCTV, Wong tetap melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Ia mengaku Terbaru pertama kali Berjuang Bersama modus Mengambil Keuntungan seperti ini Pada bertahun-tahun menjalankan Usaha Masakan.

“Saya membagikan cerita ini terutama Sebagai memperingatkan restoran dan pedagang Konsumsi lainnya bahwa Mengambil Keuntungan serupa mulai bermunculan,” ujarnya.

(dfl/adr)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Modus Terbaru! Penipu Edit Foto Kecoak Ke Konsumsi Sebagai Peras Restoran