loading…
Yacth berjajar Ke dermaga marina Sebagai memeriahkan Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Yacht Perayaan Seni 2026 Ke Pelabuhan Marina Benoa Denpasar, Bali, Sabtu (8/8/2026). FOTO/dok.SindoNews
“Indonesia sebagai Negeri kepulauan Bersama lebih Bersama 17.000 pulau tentu Memperoleh potensi yang luar biasa Untuk hal wisata bahari yang menunggu Sebagai dikembangkan,” kata Widiyanti Untuk keterangan tertulis, Sabtu (8/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Di membuka Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Yacht Perayaan Seni 2026 Ke Pelabuhan Marina Benoa, Denpasar, Bali, Sabtu (8/8) malam. Menurut Widiyanti, wisata bahari perlu dikembangkan secara menyeluruh Lantaran Memperoleh Kemungkinan besar Memikat wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara.
Indonesia Memperoleh beragam daya tarik wisata bahari, mulai Bersama snorkeling dan menyelam hingga wisata menggunakan kapal pesiar, yacht, dan kapal liveaboard. Kementerian Wisata Internasional Di ini memetakan secara komprehensif industri kapal wisata, kapal pesiar, yacht, dan liveaboard sebagai Pada Bersama Pembaruan ekosistem wisata bahari nasional.
Samping Itu, pemerintah mengintegrasikan berbagai produk Wisata Internasional unggulan, seperti gastronomi dan Keseimbangan, Bersama Konsep Wisata Internasional maritim. Pembaruan tersebut juga dapat dikolaborasikan Bersama sektor fesyen dan ekonomi kreatif Agar menciptakan produk wisata yang lebih beragam dan bernilai tambah.
“Untuk prosesnya, hal ini tentu membutuhkan koordinasi lintas sektor dan kerja sama Bersama kementerian/lembaga, pemerintah Area, serta pelaku industri,” ujar Widiyanti.
Baca Juga: 29 Kapal Yacht Berbendera Foreign Disegel, Bea Cukai: Langgar Kepabeanan dan Retribusi Negara
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kemenpar Dorong Wisata Yacht Ciptakan Efek Berganda Untuk Ekonomi











