Jakarta –
Hendrik Irawan belakangan menjadi bulan-bulanan netizen Lantaran Aksi Massa nyelenehnya yang joget-joget pamer cuan Rp 6 juta per hari Hingga Inisiatif MBG. Imbasnya, BGN men-suspend Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Hendrik.
Hendrik menjelaskan ia Mengeluarkan modal hingga Rp 3,5 miliar membangun SPPG Hingga Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. SPPG miliknya itu berdiri Hingga atas lahan yang luasnya Disekitar 1.000 meter persegi.
“Kami membangun dapur ini pakai uang sendiri. Saya membangun SPPG ini tidak memakai uang pemerintah. Nah Untuk pemerintah berkolaborasi Di mitra, uang itu hanya pengganti Pada Inisiatif berjalan. Bukan cuma-cuma, tapi saya Mengeluarkan modal Rp 3,5 M Sebagai ikut Inisiatif bapak Prabowo ini,” kata Hendrik Untuk unggahannya.
Kendati Merasakan insentif Rp 6 juta sehari Pada 24 kali sebulan, Hendrik mengakui dirinya belum balik modal.
“Dari Sebab Itu Untuk Pak Pemimpin Negara Prabowo Memberi apresiasi, bahwa saya membangun dapur yang bagus. Jujur saja kami belum balik modal sampai sekarang. Lalu uang itu, bukan Rp6 juta dikali 30 hari, tapi dikalikan 24 hari,” katanya.
Hingga sisi lain, Hendrik menyayangkan mengapa hanya dirinya saja yang dirujak netizen. Sebab semua SPPG yang menjalankan Inisiatif tersebut Merasakan nominal insentif yang sama.
“Semua SPPG dapat, Dari Sebab Itu bukan saya saja yang dapat. Tapi kenapa netizen menyerang saya saja. Saya enggak masalah sebetulnya, saya meminta maaf atas huru-hara Hingga media sosial Lantaran ulah saya. Bilamana ada tutur kata saya yang menyakiti netizen, saya memohon maaf,” katanya.
“Kami mengemas harga Rp 8 ribu, harga Rp 10 ribu menjadi bagus, menu rasa bintang 5 tapi harga kaki 5. Nah SPPG Pangauban mampu memberi Mutu yang sangat baik, Mutu bagus. Sekali lagi, Dari Sebab Itu uang Rp 6 juta itu, saya tidak Memutuskan Kesejahteraan Anak bangsa, tidak Memangkas Mutu menu,” imbuhnya.
Saksikan Live DetikPagi :
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Bangun SPPG Rp 3,5 M, Pria Joget Cuan MBG Klaim Belum Balik Modal











