Jakarta, CNN Indonesia —
Penjualan Kendaraan Pribadi premium Di Indonesia Menunjukkan Gaya dinamis sepanjang Januari-September 2026. BMW mencatatkan kenaikan penjualan, Sambil Lexus dan Mobil Mercedes-Benz justru Merasakan penurunan Di Ditengah persaingan pasar kendaraan mewah Tanah Air.
Di sisi lain, pendatang Mutakhir asal China Xpeng justru mencuri perhatian Didalam kenaikan penjualan lebih Untuk 800 persen.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat hasil wholesales atau distribusi kendaraan Untuk pabrikan Hingga dealer merek BMW Merasakan kenaikan cukup signifikan Di periode ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Distribusi BMW naik signifikan sebesar 57,2 persen menjadi 1.791 unit Di Januari-September 2026 dibanding Januari-September 2025, lalu Di September 2026 Didalam September 2025 tumbuh 82,4 persen menjadi 290 unit, dan September 2026 dibanding Agustus naik 36,2 persen menjadi 290 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk Ritel juga Merasakan kenaikan meski tidak sebesar Wholesales. Penjualan BMW hingga September naik 11,8 persen menjadi 2.006 unit dibanding Januari-September 2025, lalu September 2026 Didalam September 2025 naik 27,5 persen menjadi 329 unit, dan September 2026 Untuk Agustus tumbuh 6,1 persen.
Hasil ini berbeda Untuk dua rival utamanya asal Jepang dan Jerman yaitu Lexus serta Mobil Mercedes-Benz.
Di Januari-September 2026, wholesales Lexus turun 17,9 persen menjadi 1.066 unit dibanding Januari-September 2025, Setelahnya Itu September 2026 Untuk September 2025 sama yaitu 67 unit, dan September 2026 dibanding Agustus turun 71,7 persen.
Untuk retailnya juga Merasakan penurunan hingga September sebanyak 15,8 persen menjadi 1.058 unit dibanding Januari-September 2025, lalu September 2026 dibanding Agustus surut 20,5 persen menjadi 163 unit, Akan Tetapi naik Di September 2026 Untuk September 2025 sebanyak 7,2 persen.
Berlanjut Hingga merek Jerman Mobil Mercedes-Benz, penurunan Untuk wholesales hingga September mencapai 13,3 persen menjadi 757 unit dibanding Januari-September 2025. Akan Tetapi September 2026 dibanding Agustus naik 11,5 persen dan September 2025 Hingga September 2025 tumbuh 58,9 persen.
Hasil Ritel tak jauh berbeda Untuk Mobil Mercedes-Benz. Hingga September, penjualan langsung Hingga konsumen surut 26,5 persen menjadi 747 unit dibanding Januari-September 2025, tetapi September 2025 Hingga September 2026 naik 17,9 persen menjadi 112 unit, dan Agustus Hingga September 2026 naik 17,9 persen.
Xpeng naik drastis
Kendati begitu, merek premium Mutakhir asal China seperti Xpeng justru Merasakan kenaikan signifikan Di periode yang sama.
Hingga September, wholesales Xpeng naik 712,1 persen Untuk Januari-September 2025 menjadi 2.745 persen, lalu September 2025 Hingga September 2026 naik 398,9 persen menjadi 454 unit, Akan Tetapi Agustus Hingga September 2026 turun 25,5 persen.
Untuk Ritel Xpeng, kenaikannya justru terekam lebih tinggi. Ritel Januari-September 2026 melonjak 839,5 persen menjadi 2.424 unit Untuk Januari-September 2025, lalu September 2025 Hingga September 2026 naik 568,8 persen menjadi 535 unit, Setelahnya Itu Agustus Hingga September 2026 naik 22,4 persen.
Berbeda Untuk Xpeng, wholesales rival satu negaranya yaitu Danza justru turun Di Januari-September 2026 dibanding Januari-September 2025 sebesar 55,6 persen menjadi 3.009 unit, September 2025 Hingga September 2026 turun 96,8 persen menjadi 8 unit, dan Agustus Hingga September 2026 turun 11 persen.
Ritel sub brand premium BYD yang Mutakhir berubah nama Untuk Denza menjadi Danza ini juga menyusut Untuk periode serupa.
Ritel Di Januari-September 2026 merek Danza dibanding Januari-September 2025 surut 51,5 persen menjadi 3.135 unit, September 2025 Hingga September 2026 turun 37,7 persen menjadi 230 unit, dan Agustus Hingga September 2026 turun 55,7 persen.
(ryh/mik)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Rapor Penjualan Kendaraan Pribadi Premium BMW, Lexus dan Mercy 2026









