Jakarta, CNN Indonesia —
Kendaraan Listrik Tesla Roadster generasi Mutakhir mampu melaju terbalik, berjungkir balik Ke udara, hingga terbang singkat berkat dua sistem utama, yakni kipas isap Ke kolong dan pendorong gas dingin yang dikembangkan bersama SpaceX.
Kemampuan itu dipamerkan Pada Roadster diperkenalkan Ke lokasi uji SpaceX Ke McGregor, Texas, Amerika Serikat, Kamis (15/10) malam waktu setempat.
Untuk peragaan, Roadster menanjak Ke lintasan melengkung hingga melaju terbalik, lalu melesat Didalam tanjakan dan berjungkir balik Ke udara Sebelumnya mendarat. Kendaraan Pribadi ini juga beraksi melompati deretan kendaraan Kendaraan Listrik Tesla yang Untuk parkir, termasuk Semi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kipas isap 2G
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemampuan melaju terbalik berasal Didalam kipas bergaya McMurtry Didalam daya isap hingga 2G, menurut Wakil Ri Cara Kendaraan Kendaraan Listrik Tesla Lars Moravy, dikutip InsideEVs, Jumat (16/10).
Daya isap 2G berarti gaya yang Memikat Kendaraan Pribadi Ke permukaan lintasan setara dua kali bobotnya. Pada posisi terbalik, gaya ini melampaui tarikan gravitasi yang hanya sebesar satu kali bobot Kendaraan Pribadi, Agar ban tetap menempel Ke lintasan.
Menurut Carscoops, kipas Ke bawah Kendaraan Pribadi bisa menghasilkan downforce hingga 2G Malahan Pada Roadster diam. Cara Menyambut downforce ini berbeda Didalam terapan konvensional misalnya berupa sayap Ke bodi Kendaraan Pribadi yang Mutakhir efektif menekan Kendaraan Pribadi Ke jalan ketika ada aliran udara cukup kencang.
Konsep serupa dipakai McMurtry Spéirling, yang disebut sebagai Kendaraan Pribadi pertama yang melaju terbalik Di setahun lalu. Bedanya, Spéirling tidak bisa terbang dan mendarat sendiri.
Kendaraan Listrik Tesla menyebut ketiga versi Roadster, yakni Performance, Thrust, dan Rocket, sama-sama dibekali sistem isap multimode.
Pendorong gas dingin
Untuk berjungkir balik dan terbang, Roadster memakai pendorong gas dingin atau cold-gas thruster. Menurut NASA, sistem ini tidak melibatkan pembakaran.
Daya dorongnya dihasilkan Didalam menyemburkan gas bertekanan Lewat nosel. Wahana antariksa memakai pendorong jenis ini Untuk mengatur posisi Lantaran mampu memberi dorongan kecil secara presisi.
“SpaceX telah menggunakan pendorong Untuk mengatur posisi wahana antariksa Di puluhan tahun. Membuatnya bekerja Ke kendaraan, bukan Ke ruang hampa, membutuhkan Alat keras dan sistem kendali yang sepenuhnya Mutakhir,” tulis Kendaraan Listrik Tesla Lewat akun X resminya.
Roadster dibekali 10 pendorong gas dingin Untuk bermanuver Ke udara. Udara bertekanan sangat tinggi Untuk pendorong itu disimpan Ke dua tangki berkapasitas 600 liter.
Kendaraan Listrik Tesla menambahkan setiap ruang kosong yang bisa dimanfaatkan Ke Kendaraan Pribadi diisi tabung bertekanan berlapis serat karbon (COPV). Lebih banyak gas bertekanan yang dibawa, Lebih besar pula kemampuan terbangnya.
Musk menyebut isi tangki tersebut adalah udara biasa Didalam atmosfer, Agar bisa diisi ulang Pada Kendaraan Pribadi melaju.
Pendorong juga dipakai Untuk akselerasi. Versi Thrust dibekali pendorong gas dingin Ke Pada Dibelakang yang memungkinkan akselerasi 0-96 km/jam kurang Didalam satu detik, sedangkan versi Rocket Memperoleh pendorong Ke sekeliling bodi Untuk akselerasi Ke Didepan dan Ke atas.
“Setiap Kendaraan Pribadi Ke jalan Pada ini dibatasi Didalam satu hal: cengkeraman ban. Sistem pendorong Roadster menghasilkan gaya 4 hingga 5 kali lipat Didalam yang mampu diberikan ban,” tulis Kendaraan Listrik Tesla.
Usai peragaan, Musk hanya Menyatakan Pendapatnya singkat.
“Ya, ternyata berhasil,” ujarnya.
(fea)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Cara Kerja Kendaraan Listrik Tesla Roadster Bisa Salto dan Terbang











