Bisnis  

Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar

loading…

Pemimpin Negara Prabowo Subianto Di Sidang Tim Menteri Pejabat Tingginegara Paripurna Di Istana Bangsa, Senin (20/7/2026). FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Pemimpin Negara Prabowo Subianto mengungkapkan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) telah mengelola devisa Produk Ekspor lebih Di USD10,5 miliar Di waktu Disekitar satu setengah bulan Sebelum mulai beroperasi. Capaian tersebut disebut sebagai Pada Di upaya pemerintah menutup kebocoran devisa dan memperkuat kedaulatan Keadaan Ekonomi Negara.

“Saya dapat laporan Di Rosan, CEO Danantara, bahwa Terbaru satu bulan bekerja, PT DSI beroperasi, PT DSI sudah mengelola devisa sebesar lebih USD10,5 miliar. Di satu bulan dua minggu,” kata Prabowo Di Sidang Tim Menteri Pejabat Tingginegara Paripurna Di Istana Bangsa, Senin (20/7/2026).

Baca Juga: Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Tindak Kejahatan Febrie Adriansyah Di Prabowo

Dia menjelaskan pembentukan DSI bertujuan mengoptimalkan pengelolaan devisa nasional sekaligus menekan praktik manipulasi nilai transaksi Produk Ekspor (under-invoicing) dan pengalihan keuntungan (Peralihan pricing) yang Di ini dinilai Mengurangi penerimaan Bangsa Di sektor Produk Ekspor.

Menurut Prabowo, Sebelumnya Aturan tersebut diterapkan, terdapat selisih harga jual Produk Internasional Indonesia Di pasar internasional yang mencapai Disekitar 30% hingga 45%. Selisih tersebut, kata dia, menjadi indikasi adanya praktik yang menyebabkan potensi kebocoran devisa Bangsa.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar