loading…
Lompatan besar Di 4K 60fps Hingga 120fps Di semua lensa Dibelakang Untuk hasil slow-motion yang dramatis. Foto: vivo
vivo tidak lagi hanya mengejar Mutu foto, tapi menyerang langsung Hingga inti kebutuhan videografer profesional.
Kreator konten kini butuh fleksibilitas pasca-produksi (post-production) yang tinggi. vivo menjawabnya Didalam lompatan teknis: perekaman 4K 120fps Log.
Jika Tanpapemenang Sebelumnya terbatas Di 60fps, kini Kecepatanakses bingkai tinggi tersebut tersedia Di ketiga lensa belakangnya.
Artinya, efek slow-motion sinematik bisa diambil Di sudut lebar (ultra-wide) hingga jarak jauh (telephoto) Didalam konsistensi warna yang sama.
“Smartphone kini bukan lagi sekadar alat dokumentasi, tetapi medium utama Untuk menciptakan karya visual Didalam standar profesional,” ujar Hadie Mandala, Product Manager vivo Indonesia.
Satu fitur yang menjadi pembeda besar adalah Pemberian kodek APV 422. Kodek ini dikembangkan Dari Samsung dan diklaim lossless (tanpa kehilangan detail), Tetapi 20% lebih hemat ruang penyimpanan dibanding HEVC (H.265).
Untuk videografer, ini adalah berkah. File video 10-bit Log yang besar kini lebih mudah dikelola tanpa mengorbankan Mutu Pada color grading.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: iPhone Terancam? vivo X300 Ultra Bawa Fitur Perekamgambar Sinema yang Belum Pernah Ada Di Indonesia











