Jakarta –
Sebuah Studi terbaru menemukan bahwa konsumsi cokelat ternyata tidak selalu berdampak buruk Untuk Kesejaganan, Malahan bisa memperkecil risiko kematian. Berikut penjelasannya.
Di ini konsumsi cokelat identik Bersama kebiasaan yang tidak sehat, memicu risiko kenaikan berat badan sampai diabetes. Akan Tetapi, belakangan para ilmuwan menyebut kebiasaan makan cokelat Untuk jumlah yang wajar, justru bisa membantu menurunkan risiko kematian.
Temuan ini muncul menjelang perayaan Paskah, Di berbagai produk cokelat, terutama telur cokelat, mulai banyak dijual Hingga supermarket.
Dilansir Untuk DailyMailUK (24/03/2026), Untuk studi yang dipublikasikan Hingga jurnal ilmiah Frontiers in Nutrition, para peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi cokelat Memiliki kemungkinan 10% lebih rendah Merasakan kematian Untuk berbagai penyebab.
Di Itu, risiko kematian dini akibat Gangguan jantung juga tercatat 16% lebih rendah Ke kelompok yang rutin mengonsumsi Konsumsi tersebut.
Studi ini dilakukan Dari peneliti Untuk Harokopio University of Athens yang Meneliti data pola makan dan angka kematian Untuk lebih Untuk tiga juta orang.
Berdasarkan hasil analisis tersebut, para peneliti menyimpulkan bahwa cokelat, terutama yang Melewati proses fermentasi, mengandung senyawa aktif yang Berpeluang Menyediakan manfaat Untuk Kesejaganan tubuh.
Para peneliti Mengungkapkan bahwa proses fermentasi Untuk pembuatan cokelat dapat menghasilkan berbagai zat penting, termasuk vitamin dan antioksidan. Zat-zat tersebut diyakini dapat membantu Meningkatkan sistem kekebalan tubuh sekaligus menurunkan risiko Gangguan kronis.
|
Dark Chocolate. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2
|
Untuk laporan Studi itu disebutkan, “Temuan kami mendukung adanya peran perlindungan Untuk konsumsi Konsumsi fermentasi tertentu, seperti cokelat, susu, dan keju, Di risiko kematian secara keseluruhan maupun akibat Gangguan jantung.”
Meski demikian, para ilmuwan juga mengingatkan bahwa tidak semua jenis cokelat Menyediakan manfaat Kesejaganan yang sama. Beberapa Studi Sebelumnya Menunjukkan hasil yang beragam Sebab kandungan gula dan lemak jenuh Untuk cokelat bisa berdampak negatif jika dikonsumsi berlebihan.
Maka Itu, para peneliti menyarankan agar Komunitas memilih cokelat hitam (dark chocolate) dan mengonsumsinya Untuk porsi kecil agar tetap Memperoleh manfaat tanpa Meningkatkan risiko Kesejaganan.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Makan Cokelat Bikin Panjang Umur? Ini Fakta Untuk Studi Terbaru











