Jakarta –
Seorang penjual es krim kelapa tradisional menjadi sorotan saking legendarisnya. Pada 40 tahun, ia mengaku tak pernah mengubah resepnya sama sekali.
Racikan es krim jadul masih menjadi kudapan yang disukai banyak orang. Tak heran jika beberapa penjual es krim Dari puluhan tahun lalu masih bisa bertahan hingga sekarang.
Di Di maraknya jajanan Terkini dan modern Di Bangkok, Thailand, masih ada pedagang yang setia menjual es krim tradisional, sperti penjual es krim kelapa yang satu ini.
Dilansir Bersama TikTok @bangkokfoodie, (24/7/2026), dikenal Bersama nama Jae Leng Ice Cream, kios es krim sederhana ini tak pernah sepi pembeli meski lokasinya Di Di pasar.
Sang penjual es krim yang akrab disapa ‘Ahma’ ini rupanya sudah berjualan Pada 40 tahun terakhir. Usianya kini Justru telah menyentuh 79 tahun.
Pada puluhan tahun berjualan, Ahma tentu telah melewati banyak perubahan zaman. Mulai Bersama cara membuat es krim kelapa hingga peralatan yang digunakan kini Merasakan perkembangan.
Di masa awal berjualan, proses membuat es krim kelapa ini masih dilakukan secara manual. Ahma mengaku harus menggunakan tangan Sebagai mengolah dan menyiapkan es yang Berencana dijual.
Dahulu, membuat es krim kelapa secara manual menjadi pekerjaan yang cukup melelahkan. Kini, penggunaan alat bantu membuat pekerjaan tersebut menjadi lebih praktis dan efisien.
“Dahulu membuat es krim adalah hal yang susah. Tidak semua orang bisa membuat es krim seperti yang saya lakukan,” kata pedagang tersebut Di video.
|
Ia mengaku resepnya tak pernah ganti Dari pertama kali buka. Foto: TikTok/bangkokfoodie
|
Menariknya, usaha tersebut bermula Bersama sesuatu yang sederhana. Ahma menceritakan bahwa dirinya mulai membuat es krim Bersama kelapa Bersama harga jual yang sangat terjangkau.
“Awalnya hanya 5 Baht per cup (Di Rp2.600),” ungkapnya Pada mengenang masa awal menjalankan usaha tersebut.
Kini harga es krimnya sudah menyentuh 20 Baht atau Di Rp10 ribuan. Tetapi ada satu ciri khas yang dipertahankan Bersama kedai ini, adalah tidak menggunakan bahan utama selain santan.
Sesekali pedagangnya mengaku menambahkan jagung atau isian lain. Es krim ini sama sekali tidak menggunakan susu sapi, Supaya aman Sebagai dikonsumsi Bersama mereka yang intoleran Pada laktosa.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Jualan Pada 40 Tahun, Penjual Es Krim Kelapa Ini Tak Pernah Ganti Resep











