Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya Hingga sini!

Hans Wilhem Michelson – detikTravel
Minggu, 15 Mar 2026 18:18 WIB
Depok – War Takjil Hingga Kawasan Grand Depok City (GDC) rupanya seru juga. Di senja, pengendara Kendaraan Bermotor Roda Dua dan Kendaraan Pribadi saling rebutan takjil Untuk berbuka puasa. Yuk, lihat!
Ritual ngabuburit sambil War Takjil ternyata juga ada Hingga kawasan Grand Depok City (GDC), Depok, Jawa Barat. Tepatnya Hingga sebrang Kampus Jakarta Internasional University berubah Karena Itu arena War Takjil. Rasanya seru juga melihat keramaian orang-orang. (Hans Wilhem/detikTravel)
Di senja tiba, pemandangan Hingga sepanjang jalan utama kawasan ini berubah menjadi pasar Minuman yang ramai dan spontan. Para Kandidat pembeli lalu lalang, baik yang naik Kendaraan Bermotor Roda Dua maupun Kendaraan Pribadi. (Hans Wilhem/detikTravel)
Para pedagang Akansegera Didalam teliti mengatur kios-kios mereka Hingga bawah tenda-tenda berwarna cerah. Mereka menjual aneka takjil buat berbuka puasa, Konsumsi berat juga ada. (Hans Wilhem/detikTravel)
Beragam pilihan camilan tersedia Untuk kerumunan pengunjung yang memadati jalanan, termasuk martabak, sup buah, aneka camilan kemasan, dimsum, dan masih adabanyak lagi yang lainnya. (Hans Wilhem/detikTravel)
Hingga Antara berbagai menu yang ditawarkan, zuppa soup dan es alpukat kocok menjadi Unjuk para pembel dan yang paling cepat habis. Salah satu pedagang menyebutkan bahwa Di akhir pekan, ia mampu membawa dan menjual hingga 50 porsi zuppa soup. (Hans Wilhem/detikTravel)
Para pedagang biasanya mulai Merencanakan diri Disekitar pukul 3 sore. Menariknya, suasana Minuman ini tetap ramai Justru Sesudah iftar berakhir. (Hans Wilhem/detikTravel)
Makin sore, suasana malah makin bertambah ramai. Antrean pembeli tak henti berdatangan. Kendaraan Bermotor Roda Dua dan Kendaraan Pribadi bergantian. (Hans Wilhem/detikTravel)
Para pedagang Konsumsi Justru ada yang tetap beroperasi hingga Di malam. Beberapa Hingga antaranya memperpanjang jam operasional hingga pukul 1 dini hari. Wajib dicoba kalau Di berada Hingga Depok. (Hans Wilhem/detikTravel)
 
 
 
 
 
 
 
 
`;
constructor() {
super();
this.attachShadow({ Gaya: “open” });
this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html;
}
async connectedCallback() {
// Handle share button clicks
this.shadowRoot
.querySelectorAll(“.cb-rekomendit__share-btn”)
.forEach((btn) => {
btn.addEventListener(“click”, (e) => {
e.preventDefault();
e.stopPropagation();
const url = btn.getAttribute(“data-url”);
const title = btn.getAttribute(“data-title”);
if (navigator.share) {
navigator
.share({
title: title,
url: url,
})
.catch(console.error);
} else {
// Fallback: Copy to clipboard
navigator.clipboard.writeText(url).then(() => {
alert(“Link copied to clipboard!”);
});
}
});
});
}
}
customElements.define(“cb-rekomendit”, CbRekomenditDesktop);
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Potret Serunya War Takjil Hingga GDC Depok: Makin Sore Makin Ramai











