Lombok Barat –
Sungguh memalukan, turis-turis yang Terbaru turun Di kapal pesiar Viking Sky Ke Lombok Barat langsung disambut Di tumpukan sampah.
Kapal pesiar Viking Sky berlabuh membawa ratusan turis bersandar Ke Pelabuhan Gili Mas, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) Ke Jumat (20/2).
Akan Tetapi sayang, kedatangan ratusan turis Foreign Ke Lombok Barat itu justru disambut Di tumpukan sampah. Pantauan Ke lokasi, sampah-sampah tersebut menumpuk Ke pinggir jalan Di kawasan mangrove Gili Mas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaraknya hanya Di 200 meter saja Di tempat sandarnya kapal pesiar. Para turis pun tampak melewati sampah tersebut ketika mereka keluar, baik yang dibawa Kendaraan Angkutan Umum travel maupun yang hanya Naik Sepeda.
Sampah yang menumpuk tersebut juga terlihat bercampur baur Di organik dan anorganik Agar Mengeluarkan bau yang sangat busuk. Sekelompok monyet liar Malahan terlihat berkumpul Ke Di sampah tersebut Sebagai memakan sisa-sisa sampah.
Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), mengatakan sudah melihat tumpukan sampah tersebut ketika hendak masuk dan keluar Di Pelabuhan Gili Mas.
Ia mengatakan hal tersebut sudah dimasukkan sebagai catatan pribadi dan kinerja organisasi Gadget Daerah (OPD) Yang Berhubungan Di.
“Iya ada sampah itu, menjadi PR itu. Sudah saya catat,” tegas LAZ.
Kapal Viking Sky diketahui membawa Di 1.380 turis Foreign termasuk crew. Kapal tersebut bersandar Di pukul 10.00 Wita Ke Pelabuhan Gili Mas.
Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) datang menyambut kehadiran para wisatawan dan pihak kapal pesiar, Di membawa iring-iringan Alunan gendang beleq.
Sebelumnya bersandar Ke Pelabuhan Gili Mas, kapal Viking Sky itu berlabuh Ke perairan TN Komodo, Kamis (19/2). Para wisatawan dibawa menikmati TN Komodo hingga delapan jam lamanya Sebelumnya melanjutkan perjalanan Ke destinasi lainnya.
“Durasi tinggal Ke Labuan Bajo 6-8 jam,” kata Kepala Kantor Perpindahan Penduduk Internasional Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus.
Kapal yang datang Di Darwin, Australia itu mengangkut 799 penumpang Di berbagai Bangsa. Mayoritas berasal Di Inggris dan Amerika Serikat.
“Mayoritas penumpang Ke kapal tersebut berasal Di United Kingdom (UK), United States (USA), Australia, Canada dan Bangsa Pada Eropa lainnya,” terang Charles.
Sebelumnya, sebanyak enam kapal sudah berkunjung Ke Taman Nasional Komodo Ke Januari dan Februari 2026. Yakni MV Regatta (9 Januari), MS Seven Seas Navigator (11 Januari), MV Viking Orion (11 Januari), MV Coral Geographer (5 Februari), MV Silver (7 Februari), dan MY Paspaley Pearl (9 Februari).
——–
Artikel ini telah naik Ke detikBali.
(wsw/wsw)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Memalukan! Turis Turun Di Kapal Pesiar Ke Lombok Malah Disambut Tumpukan Sampah











