Sakit perut kerap Disorot sebagai gangguan pencernaan biasa. Padahal, nyeri Ke area perut juga bisa menjadi tanda Penyakit Menyebar saluran kemih (ISK).
Spesialis urologi Prof dr Harrina Erlianti Rahardjo, SpU(K), PhD menjelaskan, terdapat perbedaan khas Di sakit perut akibat ISK dan nyeri perut yang disebabkan gangguan saluran cerna.
Menurut Prof Harrina, sakit perut yang berkaitan Bersama ISK umumnya disertai Tanda khas Ke saluran kemih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Biasanya kalau sakit perut Sebab ISK itu disertai juga Bersama Tanda-Tanda yang tadi, kencingnya sakit, kencingnya berubah warna, baunya berubah, bisa Dari Sebab Itu berdarah gitu. Dan juga dikonfirmasi Untuk hasil lab urine atau urinalisis,” ucapnya kepada detikcom, Senin (9/2/2026).
Ke Pada Yang Sama, sakit perut yang berasal Untuk gangguan pencernaan biasanya disertai keluhan Ke saluran cerna. Misalnya diare, atau Sebagai Gantinya Merasakan konstipasi, yakni sulit buang air besar hingga berhari-hari.
Untuk sisi lokasi nyeri, Prof Harrina menambahkan Ke ISK, terutama yang melibatkan kandung kemih, nyeri umumnya dirasakan Ke perut Dibagian bawah dan Ke area Ditengah. Jika nyeri terasa dominan Ke sisi kiri atau kanan perut, maka perlu dipertimbangkan kemungkinan penyebab lain.
“Dari Sebab Itu kalau misalnya dia lebih Hingga kiri atau Hingga kanan ya kita Bisa Jadi harus berpikir yang lain juga. Seperti saluran cerna atau organ-organ kewanitaan ya, seperti indung telur, Lalu rahim, Sebab organ-organ itu letaknya sangat berdekatan gitu,” sambungnya lagi.
Sebab itu, sakit perut sebaiknya tidak langsung Disorot sepele. Perhatikan lokasi nyeri dan Tanda yang menyertai, terutama bila disertai keluhan Pada buang air kecil. Pemeriksaan medis diperlukan Untuk memastikan penyebabnya agar penanganan yang diberikan sesuai dan tepat sasaran.
Halaman 2 Untuk 2
(suc/suc)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Urolog Ungkap Beda Sakit Perut Pencernaan Vs ISK, Waspadai Jika Mengalaminya











