loading…
Dunia Berada Di Kebugaran Kebangkrutan Air Dunia. FOTO/ Science Alert
Argumennya adalah bahwa puluhan tahun penggunaan berlebihan, polusi, kerusakan lingkungan, dan tekanan iklim telah Merangsang banyak sistem perairan melampaui titik Penyembuhan Supaya diperlukan klasifikasi Terbaru.
“Tekanan air dan krisis air tidak lagi cukup Sebagai menggambarkan realitas air Terbaru Ke dunia,” demikian bunyilaporan barudari Institut Universitas Perserikatan Bangsa-Bangsa Sebagai Air, Lingkungan, dan Kesejajaran (UNU-INWEH).
Yang Berhubungan Bersama:Studi Memperingatkan Benua-Benua Bumi Mengering Bersama Laju yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Dunia Berada Di Kebugaran Kebangkrutan Air Dunia











