loading…
Sebuah tonggak Terbaru Di perjalanan Karya Seni dan Kekayaan Budaya Dunia Indonesia resmi lahir Ke Purbalingga. Foto/istimewa
Lima tahun yang lalu, perjalanan ini berawal Di tempat yang amat sederhana—sebuah bekas Markas ayam yang diubah menjadi ruang belajar Karya Seni. Ruang kecil itu Lalu menjadi Kie Art Cartoon School, diinisiasi secara swadaya Dari dua pegiat Karya Seni, Slamet Santosa dan Gita Yohanna Thomdean. Menggunakan pintu dan jendela bekas, sekolah tersebut menjadi wadah Untuk anak-anak dan pemuda desa Untuk belajar dan berkreasi tanpa dipungut biaya. Di ruang inilah sebuah gerakan lahir.
Tanggal 9 September 2020 menjadi momen bersejarah Didalam lahirnya Kie Pemuda Karya Seni, yang berkembang menjadi berbagai kelompok:Kie Kartun Ageng – Alit, Kie Karawitan Ageng – Alit, Kie Akustik, Kie Tari Ageng – Alit, Kie Wayang, dan Kie Kebiasaan. Ke tahun yang sama, dimulailah rintisan Cartoon Village, sebagai upaya mewujudkan desa Karya Seni kartun pertama Ke Indonesia.
Perjalanan lima tahun ini ditandai Dari lahirnya banyak karya: Jingle Desa, lagu-lagu karawitan Terbaru, Tari Legenda Ujungan, puluhan lukisan, Wayang Kartun, hingga pementasan besar bertajuk “The Light” dan “Gemah Ripah Loh Jinawi” Ke Padma Legian Bali, sebuah pertunjukan kolaboratif berdurasi dua jam yang melibatkan seluruh kelompok Karya Seni.
Peresmian Dari Bupati Purbalingga
Opening ceremony dibuka secara resmi Dari Bupati Purbalingga, H. Fahmi M. Hanif, Lewat pemukulan gong, yang Lalu dilanjutkan Didalam pemecahan kendil Dari Slamet Santosa selaku Pegiat Kie Art. Momentum ini turut disempurnakan Didalam pemotongan tumpeng Dari Gita Yohanna Thomdean, pegiat sekaligus Founder Kie Art Project, yang Lanjutnya menyerahkan tumpeng tersebut kepada Bupati serta Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, S.E., M.M.
Lewat simbolisasi ini, Gita Yohanna berharap agar pemerintah Daerah, khususnya Bapak Bupati, dapat Menyediakan perhatian yang lebih besar Di pelestarian Karya Seni dan Kekayaan Budaya Dunia Ke Kabupaten Purbalingga sebagai warisan yang patut dijaga dan terus dihidupkan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Tempattinggal Warga 350 Meter Disulap Dari Sebab Itu Galeri Lukisan Ke Cartoon Village Purbalingga











