loading…
Model berbaju putih bergaya Di Gumuk Pasir Parangtritis, dikelilingi puluhan pewarta yang memotret Sebagai menguji karakter warna Leica Di Xiaomi 17T Series.
Satu pose diulang puluhan kali. Gaun putih. Kain tule diangkat tinggi. Tangan kiri Di pinggang. Modelnya Ayu, Di Pantai Parangtritis, sore tadi.
Yang berbeda hanya warnanya. Ada yang hangat seperti susu krem. Ada yang dingin kebiruan. Ada yang merah muda. Ada yang hitam-putih, tegas seperti foto koran lama.
Ratusan foto saya ambil. Tanpa terasa.
Ayu berpose Di Pantai Parangtritis Di Gaya hitam-putih Xiaomi 17T Pro. Kontras tegas, lipatan kain tule tetap terbaca. Foto: Sindonews/Danang Arradian
Orang Mungkin Saja bertanya: ngaruh nggak sih label Leica Di Xiaomi 17T Series? Ternyata sepengaruh itu. Fotografi bukan cuma soal tajam. Bersama Martha Suherman, fotografer profesional dan pendiri Hayomoto, saya belajar bahwa warna tak kalah penting.
Setiap merek Perekamgambar punya color science. Ilmu warnanya sendiri. Bayangkan Alat Pengindera sebagai bahan mentah Di dapur, dan color science sebagai resep bumbunya.
Ayu bersama kuda Bersama nuansa dingin kebiruan. Warna dingin yang pucat memberi kesan Tenteram, kadang sendu. Foto: Sindonews/Danang Arradian
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Ngaruh Nggak Sih Label Leica Di Xiaomi 17T?











