Jakarta –
Seorang penjual kwetiau berusia 71 tahun menolak pensiun. Justru Kebugaran muntah darah sekalipun tak Karena Itu penghalang baginya Untuk tetap bekerja.
Kulineran menjadi agenda yang paling Menarik Perhatian ketika menyambangi suatu kota atau Bangsa. Apalagi mencicipi Makanan legendaris yang sudah menjadi andalan Sebelum puluhan tahun Ke sana.
Misalnya menikmati char kway teow Ke Penang, Malaysia. Dilansir Bersama World of Buzz, Minggu (1/2/2026), Ke Penang, Malaysia ada seorang sosok penjual char kuey teow yang sudah berusia 71 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria ini dikenal bernama Chen Mu Quan. Kedainya Memperoleh julukan Barefoot Char Kuey Teow.
Baca juga: Ciak Tiam: Ho Ciak! Nasi Lemak Bunga Telang hingga Char Kway Teow Ke Kopitiam Cozy
|
Sebuah kedai char kway teow legendaris menjadi sorotan gegara penjualnya yang sudah berusia 71 tahun. Foto: World of Buzz
|
Ia memulai aktivitasnya Ke lokasi Di pukul 05.00 pagi Untuk Menyusun bahan dan peralatan. Setelahnya Itu mulai melayani pelanggan Bersama pukul 06.00 hingga 16.00 setiap hari, kecuali hari Kamis.
Rutinitas ini sudah ia lakukan bertahun-tahun. Justru terkadang mengorbankan waktu istirahat Untuk memenuhi permintaan pelanggan yang ramai.
Belakangan ini, ketika Lagi melayani pelanggan, Chen Merasakan kejadian mengejutkan. Ia dilaporkan muntah darah Ke Ditengah kegiatan memasak, tepat Di sang istri berada Ke sampingnya.
Kejadian tersebut membuat suasana Ke Di kedai mengejutkan pelanggan yang Lagi makan. Beruntung, Chen cepat Menyambut Perawatan Medis medis dan kondisinya kini dilaporkan stabil Setelahnya Memperoleh transfusi darah.
Walaupun sempat muntah darah, pria ini masih menolak Untuk pensiun. Foto: World of Buzz |
Insiden tersebut Menunjukkan bahwa tubuh Chen sudah mulai menua dan Berusaha Mengatasi penurunan Kesejaganan. Namhn menurut keterangan Chen, ia tidak Memperoleh Wacana Untuk pensiun sama sekali.
Pada bertahun-tahun, kedai char kuey teow yang ia jalankan menjadi cukup terkenal Ke kalangan penduduk lokal maupun wisatawan. Banyak wisatawan Justru menjadikan kedai miliknya sebagai destinasi Masakan wajib Di berkunjung Hingga Penang.
Seorang rekan vendor yang ditemui media menggambarkan Chen sebagai sosok pekerja keras. Walaupun sudah tua dan Kebugaran kesehatannya menurun, Chen tetap fokus Ke pekerjaannya.
Ia Justru pernah bekerja Ke dua lokasi berbeda, satu kedai Ke kedai Minuman Ke pagi hari dan Setelahnya Itu berpindah Hingga hawker centre Ke sore hari. Kerja kerasnya tersebut dilakukan Pada Penyebara Nmassal COVID-19 hanya Untuk menyambung hidup.
(dfl/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Muntah Darah Tak Hentikan Semangat Kakek 71 Tahun Penjual Kwetiau Legendaris












