loading…
Chatbot Meta. FOTO/ The Verge
Meta melaporkan bahwa Di 20.000 akun Instagram Bisa Jadi telah diretas Untuk insiden Mutakhir-Mutakhir ini Sebab penyalahgunaan alat Penyembuhan akun berbasis AI.
Peretas berhasil membobol banyak akun Instagram hanya Bersama menginstruksikan chatbot Meta Sebagai menghubungkan alamat email mereka Di akun target. Hal ini memungkinkan peretas Sebagai mengatur ulang kata sandi dan Menyaksikan kendali.
Sejumlah akun terkenal diyakini telah diretas dan dijual Di dark web. Daftar korban termasuk akun Gedung Putih Untuk pemerintahan mantan Pemimpin Negara Obama, merek Sephora, dan Kepala Staf Angkatan Luar Angkasa AS, John Bentivegna.
Beberapa penjahat siber Malahan telah membagikanvideodan instruksi terperinci tentang cara melakukan serangan tersebut.
Di ini, Meta Untuk melaporkan skala insiden tersebut kepada pihak berwenang. Secara spesifik, perusahaan telah memberi tahu Kantor Kejaksaan Agung Maine bahwa total 20.225 orang Bisa Jadi telah terdampak.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas











