Jakarta, CNN Indonesia —
Rizal Nurdimansyah (39), guru honorer Hingga Kuningan, Jawa Barat kebingungan lantaran namanya tercatat Memiliki supercar Mobil Sport Ferrari 458 Speciale Aperta senilai Rp4,2 miliar. Dia merasa tak pernah membelinya lantas melaporkan Tindak Kejahatan ini Hingga kepolisian.
Berdasarkan penjelasan Rizal, awalnya dia Merasakan kabar Ke 13 April 2026 Di rekannya Hingga Alat desa yang Menunjukkan data bahwa dia Memiliki Kendaraan Pribadi Mobil Sport Ferrari. Rizal mengaku ragu soal informasi itu, tetapi Setelahnya dicek Hingga Samsat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) keesokan harinya ternyata benar.
“Hasilnya ternyata benar, ada tiga kendaraan, dua Kendaraan Pribadi dan satu Kendaraan Bermotor Roda Dua. Salah satunya Mobil Sport Ferrari, itu bukan milik saya,” ujar dia diberitakan Antara, Kamis (16/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rizal lantas menceritakan bahwa Ke 2 April 2026 sempat Merasakan panggilan telepon Di nomor tak dikenal. Penelepon ingin meminjam data pribadinya Di alasan pembelian Kendaraan Pribadi atasannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rizal bilang permintaan itu ditolak, Lalu penelepon menghubungi lagi beberapa menit Lalu Di berniat memberi imbalan Rp5 juta.
“Kronologinya, awalnya waktu tanggal 2 April tuh ada yang menelepon, ngakunya Di Ciawigebang, mau pinjam data kayak KTP. Katanya mau ada pembelian Kendaraan Pribadi Di bosnya gitu,” ucap Rizal, dikutip detikJabar, Kamis (16/4).
“Nah, ketika itu tanggal 2 April-nya juga lagi, 14 menit selang itu, ditelepon lagi, nanti dikasih iming-iming uang Rp 5 juta. Tapi saya tetap tolak,” tutur dia lagi.
Rizal bilang profesinya sebagai guru honorer tak Bisa Jadi membeli Mobil Sport Ferrari. Dia juga Berkata tak pernah membuat surat pernyataan atau memberi data pribadi Sebagai transaksi pembelian Mobil Sport Ferrari.
Dia khawatir hal ini bakal membuatnya bermasalah hukum Hingga masa Di Karena Itu dia melaporkan Tindak Kejahatan pencatutan identitas ini Hingga kepolisian.
“Iya, pas itu kaget. Saya kan cuma guru honorer Hingga SMP. Karena Itu buat laporan Hingga kepolisian. Supaya sayanya perlindungan diri, takutnya harus membayar apa, membayar pembelian Kendaraan Pribadi begitu takutnya. Kalau sudah lapor kan saya tidak bertanggung jawab gitu,” tutur Rizal.
Rizal juga telah melakukan pemblokiran kepemilikan atas Mobil Sport Ferrari tersebut atas saran pihak Samsat.
“Pelapor sudah datang dan membuat laporan, Berikutnya kami Berencana lakukan proses penyelidikan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kuningan Iptu Abdul Aziz.
(fea/fea)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Guru Honorer Hingga Kuningan Bingung Tercatat Beli Mobil Sport Ferrari Rp4, 2 Miliar











