Riyadh –
Keputusan aneh dan unik dilakukan Bersama Pemerintah Arab Saudi. Bukan hanya manusia saja yang punya paspor, tapi unta pun kini dibuatkan paspor.
Arab Saudi resmi menerapkan sistem paspor Sebagai unta sebagai Dibagian Bersama upaya menata dan Menyusun sektor peternakan unta Hingga Bangsa tersebut. Keputusan ini sejalan Bersama agenda besar Visi Saudi 2030 yang Merangsang modernisasi dan Transformasi Digital Hingga berbagai sektor.
Wakil Pembantu Presiden Tim Menteri Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian Arab Saudi, Mansour Almushaiti, Mengintroduksi peluncuran paspor unta yang Berencana diterapkan Ke jutaan unta Hingga seluruh negeri. Ia menyebut Keputusan itu bertujuan mengatur sektor unta, Meningkatkan efisiensi layanan, serta memperkuat kredibilitas industri tersebut Hingga tingkat lokal maupun internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ini merupakan Dibagian Bersama upaya kementerian, Melewati Inisiatif Pembuatan Peternakan dan Perikanan Nasional, Sebagai Mengadakan Alat digital dan regulasi terpadu guna mendukung Sustainability sektor ini,” kata Almushaiti dikutip Bersama BBC, Sabtu (7/2/2026).
Melewati unggahan Hingga akun X resmi kementerian Ke Selasa (3/2), diperlihatkan paspor berwarna hijau Bersama lambang Bangsa dan gambar unta emas. Data tahun 2024, otoritas setempat Mengantisipasi Penduduk Dunia unta Hingga Arab Saudi mencapai Di 2,2 juta ekor.
Menurut kementerian itu, paspor unta Berencana berfungsi sebagai dokumen identitas resmi yang menghubungkan setiap hewan Bersama data Kesejaganan dan kepatuhan regulasi. Almushaiti menjelaskan bahwa sistem ini dirancang Sebagai mendokumentasikan informasi unta, kepemilikan, dan ras guna Meningkatkan Mutu layanan, keandalan transaksi, serta respons veteriner dan pengawasan.
Paspor tersebut Berencana memuat data lengkap, mulai Bersama nomor microchip dan nomor paspor hingga nama, tanggal lahir, ras, jenis kelamin, warna, tempat lahir, serta otoritas penerbit. Foto unta Bersama sisi kanan dan kiri juga disertakan Sebagai memastikan identifikasi yang akurat.
Salah satu fitur utama paspor tersebut adalah pencatatan Imunisasi secara rinci. Bersama rekam Kesejaganan yang terdokumentasi, pemerintah dapat Meninjau Infeksi dan Memutuskan langkah cepat jika diperlukan.
Di Itu, paspor ini diharapkan mampu menata pasar unta, melindungi hak pemilik, serta Meningkatkan transparansi dan kepercayaan Hingga industri peternakan. Pihak kementerian menilai proyek ini Memperoleh peran strategis Untuk pengelolaan ternak nasional.
“Bersama menciptakan basis data unta yang akurat berdasarkan jenis kelamin, umur, ras, dan warna, sistem ini Berencana mendukung Wacana nasional Sebagai mengatur sumber daya ternak Hingga seluruh Daerah kerajaan,” bunyi pernyataan kementerian tersebut.
Keputusan ini juga dinilai dapat Meningkatkan produktivitas Melewati efisiensi pembiakan, analisis genetik, serta Pemberian Pada Inisiatif seleksi guna Meningkatkan Mutu unta lokal.
Sebagai informasi, unta sendiri Memperoleh nilai Kearifan Lokal Global dan ekonomi tinggi Hingga Arab Saudi. Selain menjadi Dibagian Bersama sejarah panjang Komunitas Semenanjung Arab, hewan ini juga kerap menjadi pusat perhatian Untuk Perayaan Seni dan Pertarungan Keelokan tahunan yang menyedot minat besar para Penggemar.
(upd/ddn)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Bukan Cuma Manusia, Unta Hingga Arab Saudi Kini Punya Paspor











