Fix! Menkes BGS Masuk Bursa Dirjen WHO, Ini Nama Para ‘Pesaingnya’

Jakarta

Pembantu Presiden Tim Menteri Kesejajaran RI Budi Gunadi Sadikin resmi masuk Hingga Untuk bursa Kandidat Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesejajaran Dunia (WHO). Nama Budi tercantum sebagai salah satu Bersama empat kandidat prospektif yang diajukan Sebagai memperebutkan posisi tertinggi Di badan Kesejajaran Perserikatan Bangsa-Bangsa (Perserikatan Bangsa-Bangsa) tersebut.

Berdasarkan pembaruan Di laman resmi WHO yang dikutip Di Senin (24/8/2026), Indonesia resmi mendaftarkan Menkes Budi Gunadi Sadikin Sebagai bersaing Bersama kandidat kuat Bersama berbagai Bangsa kawasan Eropa hingga Timur Di.

Berikut daftar empat kandidat prospektif Dirjen WHO:


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Dr Hanan Mohammed Al-Kuwari (Diusulkan Dari Qatar)
  • Dr Hanan Balkhy (Diusulkan Dari Arab Saudi)
  • Dr Hans Henri P Kluge (Diusulkan Dari Belgia)
  • Budi Gunadi Sadikin (Diusulkan Dari Indonesia)



Respons Santai Menkes

Meski media internasional menilai dirinya Memiliki Kemungkinan besar Sebagai memimpin lembaga Kesejajaran Internasional tersebut, Budi justru merespons kabar pencalonan ini Bersama santai dan diselingi canda. Hal ini disampaikan kepada wartawan Di Senin, 22 Juni 2026.

“Iya?” respons Budi sambil tertawa Di dimintai tanggapan Dari wartawan.

Tak lama berselang, ia kembali berseloroh mengenai kabar pencalonannya. “Saya Dari Sebab Itu ikatan wartawan saja,” kelakar Budi.

Sebelumnya Itu, media berita pembangunan Internasional Devex melaporkan bahwa Budi merupakan salah satu figur potensial yang dijagokan menjadi Dirjen WHO berikutnya. Untuk wawancara Di sela-sela Sidang Kesejajaran Dunia (World Health Assembly) Hingga-79 Di Jenewa, Budi mengaku telah Berbicara Kemungkinan tersebut bersama Kepala Negara RI Prabowo Subianto.

Laporan Devex menyoroti latar Dibelakang Budi sebagai mantan Manajer keuangan dan bankir. Keahlian ini dinilai sangat relevan Sebagai membenahi Kontrol Keuangan dan reformasi kelembagaan Di WHO.

Di Di Itu, rekam jejaknya Untuk memimpin reformasi sistem Kesejajaran nasional serta Konversi Digital layanan Kesejajaran Indonesia pasca-Penyebara Nmassal COVID-19 menjadi Nilai plus yang diperhitungkan dunia.

Sejumlah sumber internasional menyebut Budi mengantongi Dukungan kuat Bersama Bangsa-Bangsa kawasan Asia. Karakter kepemimpinannya dinilai potensial menjadi jembatan Politik Luar Negeri Antara Bangsa berkembang dan Bangsa maju.

Jika nantinya resmi melenggang dan terpilih, Budi Gunadi Sadikin bakal mengukir sejarah sebagai warga Bangsa Indonesia pertama yang menduduki Sofa kepemimpinan tertinggi Di salah satu badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa tersebut.

Halaman 2 Bersama 2

Simak Video “Video Menkes soal Ahli Kepuasan Internship Meninggal Di Jaksel: Bukan Sebab Jam Kerja


Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Fix! Menkes BGS Masuk Bursa Dirjen WHO, Ini Nama Para ‘Pesaingnya’