Wisata  

Padi Bergoyang Hingga Atas Bambu, Ritual Ngarengkong Bersama Sebab Itu Wujud Syukur Warga Citorek

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya Hingga sini!

bg-escape

Foto Travel

Rengga Sancaya – detikTravel

Senin, 03 Agu 2026 08:00 WIB

Banten – Warga Kasepuhan Citorek Melakukan Kearifan Lokal Ngarengkong Bersama menggoyangkan bambu berikat padi sebagai warisan adat dan wujud syukur panen.

Warga masyarakat Kasepuhan Citorek menggoyangkan bambu yang diikat padi hasil panen saat tradisi Ngarengkong di Citorek Timur, Lebak, Banten, Minggu (2/8/2026). Ngarengkong merupakan ritual tradsi masyarakat adat Kasepuhan Citorek dalam membawa padi menggunakan bambu dari sawah olot atau tetua adat untuk diantarkan ke dalam lumbung padi (leuit) dan sekaligus sebagai bentuk rasa syukur atas melimpahnya hasil panen. ANTARA FOTO/ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Ngarengkong merupakan Kearifan Lokal membawa padi menggunakan bambu Di sawah milik olot atau tetua adat Sebagai diantarkan Ke lumbung padi atau leuit. Iringan gerakan bambu yang bergoyang membuat prosesi ini terlihat unik dan menjadi daya tarik tersendiri. Di FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas
Warga masyarakat Kasepuhan Citorek menggoyangkan bambu yang diikat padi hasil panen saat tradisi Ngarengkong di Citorek Timur, Lebak, Banten, Minggu (2/8/2026). Ngarengkong merupakan ritual tradsi masyarakat adat Kasepuhan Citorek dalam membawa padi menggunakan bambu dari sawah olot atau tetua adat untuk diantarkan ke dalam lumbung padi (leuit) dan sekaligus sebagai bentuk rasa syukur atas melimpahnya hasil panen. ANTARA FOTO/ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Tak sekadar mengantar hasil panen, Kearifan Lokal Ngarengkong juga menjadi wujud rasa syukur Komunitas Kasepuhan Citorek atas hasil bumi yang melimpah. Ritual ini sekaligus mencerminkan kuatnya hubungan Komunitas adat Bersama alam dan Kearifan Lokal leluhur. Di FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas
Warga masyarakat Kasepuhan Citorek menggoyangkan bambu yang diikat padi hasil panen saat tradisi Ngarengkong di Citorek Timur, Lebak, Banten, Minggu (2/8/2026). Ngarengkong merupakan ritual tradsi masyarakat adat Kasepuhan Citorek dalam membawa padi menggunakan bambu dari sawah olot atau tetua adat untuk diantarkan ke dalam lumbung padi (leuit) dan sekaligus sebagai bentuk rasa syukur atas melimpahnya hasil panen. ANTARA FOTO/ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Lewat Kearifan Lokal tersebut, warga menjaga nilai kebersamaan, gotong royong, serta penghormatan Di padi sebagai sumber kehidupan. Ngarengkong pun terus dilestarikan sebagai Dibagian Di identitas Kebiasaan Dunia Komunitas adat Kasepuhan Citorek. Di FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas


&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp


`;
constructor() {
super();
this.attachShadow({ Tren: “open” });
this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html;
}
async connectedCallback() {
// Handle share button clicks
this.shadowRoot
.querySelectorAll(“.cb-rekomendit__share-btn”)
.forEach((btn) => {
btn.addEventListener(“click”, (e) => {
e.preventDefault();
e.stopPropagation();
const url = btn.getAttribute(“data-url”);
const title = btn.getAttribute(“data-title”);
if (navigator.share) {
navigator
.share({
title: title,
url: url,
})
.catch(console.error);
} else {
// Fallback: Copy to clipboard
navigator.clipboard.writeText(url).then(() => {
alert(“Link copied to clipboard!”);
});
}
});
});
}
}
customElements.define(“cb-rekomendit”, CbRekomenditDesktop);


Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Padi Bergoyang Hingga Atas Bambu, Ritual Ngarengkong Bersama Sebab Itu Wujud Syukur Warga Citorek