loading…
Analis Ekonomi Politik Menteng Kleb dan Co-Founder FINE Institute, Kusfiardi menilai menaikkan Bankindonesia Rate merupakan sinyal kuat bahwa Bank Indonesia Di menjalankan strategi Lini Di Kurs Mata Uang Nasional secara lebih agresif. Foto/Ilustrasi
Analis Ekonomi Politik Menteng Kleb dan Co-Founder FINE Institute, Kusfiardi menilai keputusan tersebut merupakan sinyal kuat bahwa Bank Indonesia Di menjalankan strategi Lini Di Kurs Mata Uang Nasional secara lebih agresif.
“Jika dicermati, alasan utama yang ditekankan Bank Indonesia bukanlah lonjakan Kenaikan Fluktuasi Harga Dan Jasa domestik, melainkan pelemahan Kurs Mata Uang Nasional, meningkatnya permintaan valuta Foreign, serta keluarnya Penanaman Modal Di Negeri portofolio Foreign Di pasar keuangan Indonesia. Ini Menunjukkan bahwa stabilitas Kurs Mata Uang kini menjadi prioritas utama Keputusan moneter,” ujar Kusfiardi.
Baca Juga: Darurat Kurs Mata Uang Nasional, Bankindonesia Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Karena Itu 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Menurutnya, langkah Bankindonesia dilakukan sebagai respons Pada meningkatnya ketidakpastian Dunia yang dipicu konflik Politik Global dan pergeseran arus modal internasional Ke aset yang Dikatakan lebih aman.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Bankindonesia Rate Naik Bagi Menahan Tekanan Kurs Mata Uang Nasional dan Capital Outflow











