loading…
Daftar Bangsa yang keluar Bersama Organisasi Bangsa-Bangsa Pengekspor Energi Di tujuh tahun terakhir. FOTO/AP
Analis Capital Economics menilai keluarnya UEA mencerminkan Lebihterus longgarnya soliditas internal Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyakbumi, terutama Sesudah sejumlah Bangsa anggota memilih meninggalkan organisasi tersebut Di beberapa tahun terakhir.
“Sesudah melakukan Penanaman Modal besar-besaran Sebagai memperluas kapasitas produksi energi Di beberapa tahun terakhir, UEA sangat ingin memompa lebih banyak Energi. Lagi pula, ikatan yang menyatukan anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyakbumi mulai melonggar, terutama Sesudah keluarnya Qatar Ke 2019,” demikian analisis Capital Economics dikutip Bersama AP, Sabtu (2/5/2026).
Baca Juga: Kejutan UEA Hengkang Bersama Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyakbumi, Apa Dampaknya Untuk Dunia?
UEA bukan Bangsa pertama yang keluar Bersama Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyakbumi Di beberapa tahun terakhir. Qatar lebih dahulu hengkang Ke 2019, disusul Ekuador Ke 2020 dan Angola Ke 2024. Sebagian besar Bangsa tersebut keluar Lantaran perbedaan pandangan mengenai Aturan kuota produksi Energi yang diterapkan organisasi.
Media Al Jazeera melaporkan pemerintah Abu Dhabi beralasan ingin lebih fokus Ke “kepentingan nasional”. Rumor keluarnya UEA sebenarnya telah beredar Pada bertahun-tahun, terutama Yang Berhubungan Bersama Permintaan Bangsa itu Sebagai memperoleh kuota produksi yang lebih besar.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Daftar Bangsa yang Keluar Bersama Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyakbumi Di Tujuh Tahun Terakhir











