loading…
Kepala Negara Prabowo Subianto memerintahkan Pembantu Presiden Tim Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia Untuk menuntaskan permasalahan tambang ilegal Di kurun waktu seminggu. Foto/Dok
Prabowo mulanya menekankan, bahwa pemerintah tidak Memperoleh banyak waktu Untuk mentoleransi Kartu Merah tersebut. Ia meminta Pembantu Presiden Tim Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, segera melakukan evaluasi menyeluruh.
“Saya juga telah memerintahkan Pembantu Presiden Tim Menteri ESDM, saya dapat laporan, ada ratusan tambang nggak jelas,” kata Prabowo.
Baca Juga: Tindak Kejahatan TPPU Tambang Ilegal, Polri Sita Emas 6 Kg hingga Uang Rp1,4 Miliar
“Karena Itu ini ada sekian ratus, Pembantu Presiden Tim Menteri ESDM segera evaluasi, kalau nggak jelas, cabut IUP-nya. Kita sudah nggak ada waktu Untuk terlalu kasihan, nggak ada kasihan sekarang,” tambahnya.
Prabowo pun menegaskan bahwa pemerintah harus menjunjung tinggi kepentingan rakyat. “Kita hanya membela kepentingan nasional dan kepentingan rakyat, kepentingan kawan, kepentingan konco, kepentingan keluarga, kepentingan kelompok, itu nomor berapa.”
Lalu, Prabowo bertanya sekaligus menekankan kepada Bahlil agar segera Menimbang ratusan tambang ilegal. “Ya? Evaluasi segera! Berapa hari? Laporkan kembali Di saya?” katanya kepada Bahlil.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Sikat Tambang Ilegal Di Seminggu, Prabowo: Ngak Ada Kasihan Sekarang!











