Jakarta, CNN Indonesia —
Sebuah kegagalan sistem diduga menyebabkan gangguan layanan robotaxi yang melibatkan banyak kendaraan milik Baidu, yaitu Apollo Go, Ke Wuhan, China. Hal ini disampaikan pihak kepolisian setempat Ke Rabu (1/4), sekaligus kembali memicu kekhawatiran soal Keselamatan layanan tersebut.
Polisi telah Merasakan laporan Ke Selasa malam Yang Berhubungan Didalam sejumlah robotaxi mendadak berhenti Ke Ditengah jalan dan tidak dapat bergerak. Penumpang berhasil keluar Didalam kendaraan Didalam selamat dan tidak ada korban luka. Penyebab pasti insiden ini masih Untuk penyelidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan CNN, sedikitnya 100 Apollo Go terdampak, berdasarkan informasi Didalam seorang petugas polisi lalu lintas Untuk video yang dipublikasikan media berbasis Shanghai, The Paper.
Ia menambahkan, meski pintu Kendaraan Pribadi dapat dibuka, beberapa penumpang ragu keluar Lantaran Situasi lalu lintas padat dan akhirnya meminta Dukungan polisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah video yang telah diverifikasi Reuters dan diunggah Ke Douyin (TikTok versi China) Menunjukkan kendaraan-kendaraan tersebut mogok Ke jalanan sibuk dan menghambat arus lalu lintas.
Media lokal melaporkan beberapa penumpang Justru terjebak Ke Untuk kendaraan Di hampir dua jam.
Baidu belum Memberi tanggapan atas permintaan komentar Yang Berhubungan Didalam insiden ini.
Kejadian tersebut kembali memicu diskusi Ke media sosial China mengenai Keselamatan dan kesiapan Keahlian robotaxi.
Sebelumnya, robotaxi Apollo Go yang membawa penumpang sempat jatuh Hingga lubang konstruksi Ke Chongqing Ke Agustus, dan Ke Mei 2025, salah satu kendaraan milik Pony.ai terbakar Ke jalan Ke Beijing. Tidak ada korban luka Untuk kedua insiden tersebut.
Ke luar China, pemadaman listrik besar Ke San Francisco Ke akhir tahun lalu juga menyebabkan robotaxi Waymo berhenti beroperasi Supaya mengganggu lalu lintas.
Baidu merupakan salah satu operator armada kendaraan otonom terbesar Ke China, bersama Pony.ai dan WeRide. Perusahaan-perusahaan ini telah Memperkenalkan layanan robotaxi komersial Ke berbagai kota besar Ke China, serta mulai berekspansi Hingga pasar luar negeri, termasuk Timur Ditengah.
(ryh/fea)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Ratusan Robotaxi Tiba-tiba Mogok, Penumpang Terlantar Ke Ditengah Jalan











