Jakarta –
Turis Korea Selatan menjadi salah satu pasar yang kini berkembang Di Bali. Tapi kini Kedubes Korsel Menyediakan imbauan kepada warganya yang mau liburan Di Bali.
Kedutaan Besar Korea Selatan Di Indonesia Mutakhir-Mutakhir ini mendesak para pengunjung Bali Sebagai lebih berhati-hati, Di Mengungkapkan bahwa kejahatan serius yang menargetkan warga Foreign telah terjadi secara beruntun Di Area Bali.
Kedutaan Menerbitkan imbauan Di judul ‘Peringatan Perlindungan tentang Upaya Mencegah Kejahatan Serius Ke tanggal Rabu (1/4/2026) lewat situs resminya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Lantaran kejahatan serius yang menargetkan warga Foreign Mutakhir-Mutakhir ini Menimbulkan Kekhawatiran Di Area wisata terkenal seperti Jimbaran, Seminyak, dan Canggu Di Area Bali, kami meminta warga yang Melakukan Kunjungan Di Bali Sebagai memperhatikan keselamatan pribadi mereka,” tulis kedubes Korsel seperti dikutip Di Chosun.com Ke Sabtu (4/4/2026).
Selain pernyataan, Kedubes Korsel juga Menyediakan informasi Yang Berhubungan Di beberapa Tindak Kejahatan yang Ditengah viral Di Bali sebagai informasi kepada warganya.
“Ke malam tanggal 15 Februari Di Jimbaran, seorang warga Negeri Ukraina diculik Dari sekelompok pelaku Pada bepergian Di sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua. Pria tersebut ditemukan keesokan harinya Di tubuh yang terpotong-potong.
Ke tanggal 23 bulan lalu, seorang warga Negeri Belanda meninggal Setelahnya diserang Di senjata Dari dua pria yang mengendarai sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua Di Didepan vila tempat ia menginap.
Ke hari yang sama, seorang turis wanita Di China dilecehkan secara seksual Dari sopirnya Pada ia pulang menggunakan ojek Di sebuah Skuad,” tulis Kedubes.
Berdasarkan data Di Kemenkum Bali, kunjungan turis Korea Selatan Di Bali Menunjukkan Gaya positif dan stabil sebagai salah satu pasar utama. Berdasarkan data awal 2026, Korsel masuk Di lima besar Negeri penyumbang wisman terbanyak Di Bali Di total 51.108 kunjungan Ke Januari-Februari 2026, menjadikannya pasar potensial yang signifikan Setelahnya Australia, China, dan India.
(bnl/wsw)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Kedubes Korea Selatan Minta Warganya Hati-hati Liburan Di Bali











