Lebaran Bagi sebagian orang seringkali tidak berjalan seperti seharusnya. Alih-alih ‘Gelas’-nya penuh diisi Kesenangan, justru mereka malah ‘kena mental’.
Alasannya beragam, ada yang tertekan Bersama pertanyaan-pertanyaan pribadi, ada juga yang merasa sedih Sebab Situasi hidup belum sesuai harapan keluarga besar.
Menurut spesialis kedokteran jiwa dr Lahargo Kembaren, SpKJ hal-hal seperti ini memang bisa saja terjadi buat sebagian orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Hingga balik sukacita lebaran ada juga sebuah Kejadian Luar Biasa Hingga mana beberapa orang justru merasa khawatir, cemas, tertekan, Malahan ingin menghindar Bersama pertemuan keluarga,” kata dr Lahargo Di dihubungi detikcom, Jumat (20/3/2026).
Akan Tetapi, dr Lahargo menekankan Bagi pentingnya Berusaha Mengatasi situasi tersebut. Pasalnya, itu semua adalah Situasi Hingga luar kuasa diri sendiri.
Agar Lebaran tetap hangat, bukan melelahkan, ini panduan praktis yang bisa dilakukan:
- Kenali Batas Diri (Self-Awareness). Sadari kapan kamu mulai lelah, tersinggung, atau tertekan. Tidak harus selalu “kuat” Hingga semua momen.
- Pasang Batas Sehat (Healthy Boundaries). Boleh menolak pertanyaan yang terlalu personal Bersama cara sopan. Batas bukan berarti tidak hormat, tapi bentuk menjaga diri.
- Pilih Lingkar Aman (Safe Circle). Dekati orang-orang yang membuatmu merasa diterima, bukan dihakimi.
- Latih Respons, Bukan Reaksi. Jawab Bersama Tenteram, bukan emosional. Kita tidak bisa mengontrol orang lain, tapi bisa mengatur respon kita.
- Fokus Di Proses, bukan Perbandingan. Hidup bukan perlombaan dan Kejuaraan. Setiap orang punya waktunya sendiri.
- Kembali Hingga Makna Spiritual. Lebaran adalah tentang maaf, bukan pamer. Tentang hati, bukan status.
- Kurangi “Overexposure” Social Media. Terlalu banyak melihat kehidupan orang lain bisa memicu rasa kurang (insecure).
- Self-Compassion: Berdamai Bersama Diri. Terima bahwa kamu belum sampai Hingga semua target dan itu tidak apa-apa.
Halaman 2 Bersama 2
Simak Video “Video KuTips: Stay Waras Bersama Berisiknya Berita Buruk Hingga Medsos“
Awas Kena Mental Hingga Momen Silaturahmi
3 Konten
Lebaran seharusnya Bersama Sebab Itu momen silaturahmi yang membahagiakan. Akan Tetapi hal itu tidak selalu berlaku Di semua orang, ada juga yang malah tertekan. Bertemu banyak orang berarti juga bertemu banyak pertanyaan random yang mengusik mental health.
Konten Berikutnya
Lihat Koleksi Pilihan Selengkapnya
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Ingin Mental Tetap Waras Di Lebaran? Ini 8 Tips Bersama Psikiater











