Jakarta, CNN Indonesia —
Antusias Ke Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik bergerak sangat volatil Bersama hasil beda-beda tergantung Ke belahan dunia mana. Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik Mungkin Saja didamba buat alat transportasi komuter atau keluarga, tetapi Untuk model Prestasi tinggi ternyata Sebagai Gantinya.
Contoh terbaru minimnya permintaan itu datang Bersama pabrikan supercar asal Italia, Lambogrhini, yang Terbaru saja Membeberkan telah menyetop proyek Lanzador, sebuah SUV bertenaga listrik murni yang prototipenya sudah dipamerkan Di publik Ke 2023.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut penjelasan Road & Track yang mengutip pernyataan CEO Kendaraan Sport Lamborghini Stephan Winkelmann kepada media Inggris, The Sunday Times, Lanzador EV dimatikan Sebab tak sejalan arah elektrifikasi Dunia.
Kendaraan Sport Lamborghini meyakini tak banyak konsumen yang mau Memperoleh Kendaraan Pribadi murni listrik Ke pasar yang mereka mainkan. Ini juga didasari Sebab setiap Kendaraan Pribadi berlogo banteng mengamuk merupakan produk emosional Bersama desain liar, Prestasi tinggi yang menghasilkan suara knalpot khas mesin besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“EV, Untuk bentuknya Pada ini, kesulitan memberi Hubungan emosional spesifik itu,” kata Winkelmann.
Dia melanjutkan bahwa Kendaraan Sport Lamborghini bakal terus Membuat mesin pembakaran internal ‘”Pada Mungkin Saja”.
Kendaraan Sport Lamborghini tampaknya menyerah Membuat Kendaraan Pribadi murni listrik, setidaknya Untuk Pada ini. Proyek ini sekarang banyak ketidakpastiannya Untuk ukuran volume Lamborgini dan merambah banyak sistem gerak Dikatakan bukan solusi jangka panjang.
“Berinvestasi besar-besaran Untuk Pembuatan EV sepenuhnya ketika pasar dan basis pelanggan belum siap Akansegera menjadi Kegemaran yang mahal, dan secara Perbankan tidak bertanggung jawab Pada pemegang saham, pelanggan, dan karyawan kami serta keluarga mereka,” ucap Winkelmann.
|
Prototipe Kendaraan Sport Lamborghini Lanzador. (Kendaraan Sport Lamborghini)
|
Walau begitu bukan berarti Kendaraan Sport Lamborghini mengibarkan bendera putih Untuk elektrifikasi. Winkelmann mengonfirmasi Lanzador tetap dikembangkan tetapi memakai Keahlian plug-in hybrid.
Dia juga mengingatkan perusahaan punya misi membuat semua model menjadi elektrifikasi Ke 2030.
Model EV khusus buat Lanzador juga bukan berarti tertutup sepenuhnya. Ini bisa Dari Sebab Itu nyata andai pasar membutuhkannya.
“Jangan pernah mengatakan tidak Mungkin Saja, tetapi hanya ketika waktunya tepat. Untuk masa mendatang, hanya PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Kami Akansegera terus Membuat elektrifikasi Sebab kami juga perlu siap,” tutur Winkelmann.
(ryh/fea)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Gak Ada Peminat, Kendaraan Sport Lamborghini Matikan Lanzador EV Sebelumnya Lahir











