loading…
Langkah Studi Kajian Aksi Teror SPPB Universitas Indonesia (UI) Melakukan diskusi bertajuk World Terrorism Index: Peluncuran dan Diskusi WTI 2025 Ke Kampus Salemba, Jakarta. Foto/Ist
Forum strategis ini mempertemukan akademisi, aparat penegak hukum, dan pembuat Keputusan Untuk membedah peta terbaru ancaman Aksi Teror Dunia serta implikasinya Untuk Indonesia.
Baca juga: 112 Anak Terpapar Radikalisme, BNPT Tekankan Pentingnya Menjaga Ruang Digital
Direktur Penindakan Badan Nasional Penanggulangan Aksi Teror (BNPT) Brigjen Pol Mochamad Rosidi mengapresiasi kehadiran WTI 2025 sebagai instrumen penting Untuk membaca Gaya Dunia. BNPT menekankan pentingnya data berbasis Kajian guna mempertajam Ide Aksi Massa Nasional Upaya Mencegah dan Penanggulangan Ekstremisme (RAN PE), agar Keputusan Bangsa tetap relevan Ke Di dinamika ancaman yang terus berubah.
Ke Pada Yang Sama, peneliti WTI Muhamad Syauqillah dan Adhiascha Soemitro memaparkan temuan tahun 2025. Indonesia Ke 2024 berada Ke Pangkat 51 Di skor 18 dan masuk kategori low impact. Ke 2025, Indonesia masih berada Di kategori low impact Di perbaikan skor menjadi 15.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: UI Gelar Diskusi Membedah Peta Terbaru Ancaman Aksi Teror Dunia











