Trend Populer child grooming Di Didalam Sebab Itu sorotan belakangan ini. Orang tua punya peran penting Di mencegah anak terjerat manipulasi pelaku child grooming yang kerap berujung Di Tindak Kekerasan seksual.
Psikolog klinis Meity Arianty menjelaskan, child grooming merupakan bentuk manipulasi emosional yang dilakukan Didalam orang dewasa Pada anak-anak. Proses ini dilakukan secara bertahap, dimulai Didalam memilih target yang Disorot rentan.
“Biasanya yang rentan itu anak-anak yang kurang kasih sayang, terus Setelahnya Itu anak-anak yang kurang perhatian, anak-anak yg butuh validasi. Nah itu rentan banget,” katanya Di Langkah detikPagi Mutakhir-Mutakhir ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelahnya Menyaksikan target, pelaku mulai membentuk kepercayaan Melewati perhatian yang intens. Berikutnya, pelaku Akansegera melakukan isolasi emosional yang membuat korban Didalam Sebab Itu lebih berjarak Didalam orang tua atau keluarganya.
Normalisasi seksual Melewati percakapan-percakapan terjadi Di tahap tersebut. Hingga akhirnya, baik pelaku maupun korban sama-sama punya rahasia khusus yang menciptakan ketergantungan satu sama lain. Hingga situlah, manipulasi, ancaman, dan eksploitasi Akansegera mulai terjadi.
“Korban terjebak Di ikatan emosional yang destruktif dan itu sulit dilepaskan,” jelas Meity.
Menurut Meity, orang tua perlu menanamkan sikap saling terbuka Didalam anak dan mewaspadai setiap ada perubahan perilaku. Ketika anak tiba-tiba menutup diri, mendadak tidak ceria, atau Sebagai Gantinya tiba-tiba Didalam Sebab Itu lebih ekspresif, orang tua perlu mulai mendalami penyebabnya.
“Setelahnya Itu lihat, apakah anak kita itu sudah mulai main rahasia-rahasiaan,” saran Meity.
Ketika meyakini ada masalah Didalam anak, orang tua sebaiknya membuka diri dan tidak langsung memarahi. Pelaku child grooming, menurut Meity, justru hadir memanfaatkan celah kosong ketika anak berjarak Didalam orang tua atau keluarganya.
Halaman 2 Di 2
Simak Video “Video: Psikolog Ungkap Korban Grooming Kerap Dihantui Rasa Bersalah dan Malu“
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Curiga Anak Terjerat ‘Child Grooming’? Ini Tanda-tanda yang Perlu Diwaspadai











