Direktur Jenderal Organisasi Kesejajaran Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus Di Selasa (13/1), memperingatkan keputusan Washington Untuk Menarik Perhatian diri Bersama badan Kesejajaran Perserikatan Bangsa-Bangsa tersebut berbahaya, baik Untuk Amerika Serikat maupun Bangsa-Bangsa lain.
Ri AS Donald Trump Sebelumnya telah menandatangani perintah eksekutif beberapa jam Sesudah kembali Ke Gedung Putih Di 20 Januari 2025, yang memerintahkan AS keluar Bersama WHO.
Bersama proses penarikan diri Di satu tahun yang dijadwalkan rampung pekan Di, Tedros mengatakan dirinya sangat menyesalkan langkah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Penarikan diri Bersama WHO adalah kerugian Untuk Amerika Serikat, dan juga kerugian Untuk seluruh dunia,” ujar Tedros Bersama kantor pusat WHO Ke Jenewa, dikutip Bersama CNA.
Menurut Tedros, langkah itu membuat AS menjadi tidak aman dan membuat dunia juga tidak aman, Supaya bukan keputusan yang tepat.
Tedros menekankan, banyak hal yang dilakukan Melewati WHO yang sebenarnya menguntungkan Amerika Serikat, terutama Yang Berhubungan Bersama Topik Keselamatan Kesejajaran Dunia.
“Itulah mengapa saya mengatakan AS tidak bisa aman tanpa bekerja sama Bersama WHO,” katanya.
“Saya berharap AS Merencanakan kembali keputusannya dan bergabung kembali.”
Ke sisi lain, Pejabat hukum utama WHO Steve Solomon mengatakan, masih ada sedikit ketidakjelasan Yang Berhubungan Bersama kapan tepatnya penarikan diri itu Berencana berlaku secara resmi.
Ia menjelaskan bahwa konstitusi WHO tidak memuat klausul khusus tentang penarikan diri. Akan Tetapi, Washington Dari 1948 sudah membuat pengaturan yang memberi hak Untuk keluar Bersama WHO, Bersama syarat tertentu.
Salah satu syaratnya adalah Menyediakan pemberitahuan satu tahun Sebelumnya. Syarat kedua, kata Solomon, AS harus “memenuhi kewajiban keuangannya kepada organisasi secara penuh Untuk tahun fiskal berjalan”.
Akan Tetapi Pada ini, “AS Untuk tahun 2024 dan 2025 masih menunggak pembayaran”, ujarnya tanpa menyebut angka. Ia menambahkan, Bangsa-Bangsa anggota WHO perlu Merencanakan apakah syarat tersebut sudah terpenuhi atau belum.
Ke Di Kepuasan pemangkasan besar Di Biaya Pemberian internasional yang berdampak Di sistem Kesejajaran Ke berbagai Bangsa, Tedros menekankan pendanaan sangat penting Untuk WHO Untuk menjalankan fungsinya.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa seruannya agar AS kembali bergabung “bukan semata soal uang”.
“Yang paling penting adalah solidaritas dan kerja sama, serta kesiapan seluruh dunia Berjuang Bersama berbagai kemungkinan, termasuk Berjuang Bersama musuh bersama seperti Patogen, seperti COVID,” katanya.
“Imunitas terbaik adalah solidaritas.”
Halaman 2 Bersama 2
(suc/kna)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Bos WHO Sebut Keluarnya AS Bersama Keanggotaan Bikin Dunia Tak Aman











