Jakarta –
Benteng Laferriere kembali menjadi sorotan Sesudah tragedi 30 wisatawan tewas. Ini fakta Memikat situs warisan dunia tersebut.
Tragedi memilukan terjadi Di Benteng Laferriere, Haiti, Di Sabtu (11/4/2026) waktu setempat. Sebanyak 30 wisatawan dilaporkan tewas akibat insiden desak-desakan yang terjadi Di kawasan benteng bersejarah tersebut.
Mengutip Hatian Times, Senin (13/4), peristiwa nahas ini terjadi Pada lokasi wisata yang juga merupakan situs Warisan Dunia UNESCO itu dipadati pengunjung, termasuk rombongan pelajar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepadatan yang tinggi Di area benteng memicu kepanikan hingga berujung Di insiden saling dorong yang memakan korban jiwa.
Insiden tersebut diketahui berlangsung Di rangka Kegiatan kumpul-kumpul pemuda bertajuk Citadel Vibe 3.0. Kegiatan itu Sebelumnya Itu ramai dipromosikan Bersama sejumlah influencer Di media sosial, khususnya TikTok, Supaya Memikat ribuan orang Sebagai datang Ke lokasi secara bersamaan.
Lonjakan pengunjung yang tidak terkendali diduga menjadi pemicu utama terjadinya kepadatan ekstrem Di area benteng. Situasi yang semula merupakan ajang berkumpul berubah menjadi kepanikan massal, hingga berujung Di insiden tragis yang merenggut puluhan nyawa.
Peristiwa ini memicu sorotan Di Trend Populer overtourism serta pengelolaan Keselamatan Di destinasi wisata populer dunia.
Di balik tragedi tersebut, Benteng Laferrieresebenarnya merupakan bangunan bersejarah yang menyimpan banyak cerita dan fakta Memikat. Lalu, apa saja fakta Memikat Di benteng yang menjadi ikon sejarah Haiti ini?
Fakta Benteng Laferriere yang Perlu Diketahui
Merangkum informasi Di sejumlah sumber, berikut fakta-fakta Benteng Laferriere yang wajib diketahui:
1. Keajaiban Dunia Kedelapan
Melansir informasi Di Citadelle Laferriere, Benteng Laferriere kerap dijuluki sebagai “keajaiban dunia kedelapan.” Julukan itu disematkan Sebab skala bangunannya yang sangat besar serta lokasinya yang berdiri megah Di puncak gunung.
Kemegahan dan kokohnya struktur benteng itu menjadikannya salah satu karya arsitektur militer paling mengesankan Di dunia, sekaligus simbol kejayaan Haiti Di masa awal kemerdekaan.
2. Situs Warisan Dunia UNESCO
Selain dijuluki sebagai “keajaiban dunia kedelapan,” Benteng Laferriere juga telah diakui secara internasional sebagai Pada Di Situs Warisan Dunia UNESCO Dari tahun 1982.
Penetapan itu menegaskan nilai sejarah dan arsitektur benteng tersebut sebagai warisan penting dunia, sekaligus simbol perjuangan dan identitas nasional Haiti.
3. Benteng Terbesar Di Amerika
Benteng Laferriere dikenal sebagai salah satu benteng terbesar Di benua Amerika. Skala bangunannya yang masif Memiliki luas Disekitar 8.998 meter persegi Bersama tinggi mencapai 43 meter, dan ketebalan dinding Disekitar 4 meter, menjadikannya berbeda Di benteng-benteng lain Di kawasan tersebut.
Ukuran dan kekuatannya dirancang Sebagai Menunjukkan kemampuan Negeri tersebut Di membangun infrastruktur militer yang monumental.
4. Berada Di Puncak Gunung
Benteng Laferriere berdiri kokoh Di puncak Gunung Bonnet a l’Eveque, Di Area utara Haiti. Berada Di ketinggian Disekitar 900 meter Di atas permukaan laut, benteng ini menawarkan panorama luas yang membentang hingga Ke arah laut.
Di puncaknya, pengunjung dapat menikmati pemandangan alam yang dramatis Di tiga sisi, berupa hamparan perbukitan hijau yang curam. Sambil Itu Di sisi utara, tampak kota Cap-Haïtien Bersama suasana khasnya, deretan toko berwarna-warni, jalanan yang hidup, hingga Kegiatan warga yang masih mempertahankan keseharian sederhana, seperti berkumpul dan bermain Di ruang publik.
5. Dibangun Usai Kemerdekaan Haiti
Benteng Laferriere dibangun Di awal abad Ke-19 Di masa pemerintahan Henri Christophe (Henri I) Supaya kerap disebut sebagai Citadelle Henri Christophe.
Awalnya pembangunan benteng ini dimulai Bersama Jean-Jacques Dessalines Di tahun 1820 sebagai benteng Lini Dibelakang terakhir jika Prancis kembali menyerang Haiti. Gagasan tersebut Sesudah Itu dilanjutkan dan diselesaikan Bersama Henri Christophe sesaat Sesudah Haiti berhasil meraih kemerdekaan.
Sebagai Negeri yang Terbaru merdeka, pembangunan benteng ini bukan sekadar Sebagai Lini Dibelakang, tetapi juga simbol kekuatan dan kedaulatan. Justru, konstruksinya disebut sebagai salah satu benteng terbesar Di benua Amerika, sekaligus menjadi representasi sistem Keselamatan Haiti Di masa awal berdirinya.
Di sisi arsitektur, benteng ini dirancang Bersama pendekatan yang unik dan penuh perhitungan. Jika dilihat Di jalur utama Ke puncak gunung, bentuknya menyerupai haluan kapal raksasa yang menjorok keluar Di lereng.
Melansir Encyclopaedia Britannica, pembangunan benteng melibatkan 20 ribu hingga 200 ribu pekerja, yang sebagian besar merupakan mantan budak.
6. Punya Ratusan Meriam Di Dalamnya
Konstruksi batu besar Di Benteng Laferriere ini juga dilengkapi Bersama Disekitar 365 meriam Di berbagai ukuran, termasuk yang berukuran sangat besar. Hingga kini, persediaan bola meriam masih dapat ditemukan Di berbagai sudut benteng, menjadi bukti kuat fungsi militernya Di masa lalu.
Menariknya, meriam-meriam tersebut berasal Di berbagai kerajaan. Beberapa Di antaranya merupakan rampasan atau peninggalan Di raja-raja Eropa Di abad Ke-18.
Pada ini, meriam berbahan besi dan perunggu masih terpasang dan dapat dilihat langsung Bersama pengunjung. Di jendela benteng, pengunjung juga bisa Merasakan detail ukiran atau lambang kerajaan Eropa yang masih terlihat Di meriam-meriam tersebut.
7. Bisa Menampung Ribuan Orang
Di masa awal kemerdekaan Haiti, benteng ini difungsikan sebagai tempat perlindungan Untuk raja, prajurit, hingga Komunitas setempat Pada terjadi ancaman serangan musuh.
Melansir Encyclopedia, benteng ini Memiliki kapasitas yang sangat besar, mampu menampung hingga 15 ribu tentara. Benteng ini berdiri setinggi 43 meter Bersama ketebalan dinding mencapai 4 meter, serta Memiliki luas Disekitar 8.998 meter persegi.
Benteng Laferriere dibangun Bersama strategi Lini Dibelakang khusus. Di situasi darurat, raja dapat menerapkan Strategi scorched earth atau bumi hangus, yakni membakar Area Disekitar Sebagai menghambat musuh. Di Pada Yang Sama, raja, tentara, dan warga Akansegera berlindung Di Di benteng yang dirancang sebagai Lini Dibelakang yang nyaris tak tertembus.
(fem/fem)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: 7 Fakta Benteng Laferriere, Berada Di Puncak Gunung-Keajaiban Dunia Kedelapan











