Dikutip Di EatingWell, sejumlah Konsumsi dan kelompok Konsumsi yang dapat dimasukkan Di Di pola makan Untuk membantu Mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal. Pilihannya mencakup buah sitrus, Konsumsi kaya kalsium, buah dan sayuran Bersama kandungan air tinggi, kacang-kacangan, serta biji-bijian utuh.
Buah sitrus seperti lemon, jeruk, dan jeruk nipis mengandung sitrat yang dapat menghambat pembentukan kristal batu ginjal. Ke Di Yang Sama, produk susu dan susu nabati yang diperkaya kalsium dapat membantu mengikat oksalat Di saluran pencernaan Supaya Mengurangi jumlah oksalat yang masuk Di urine. Untuk yang tidak mengonsumsi produk susu, kale dan bok choy juga dapat menjadi pilihan sumber kalsium yang rendah oksalat.
|
Konsumsi yang bisa menurunkan risiko batu ginjal Foto: Suci Risanti Rahmadania/detikHealth
|
Buah dan sayuran Bersama kandungan air tinggi, seperti mentimun dan semangka, juga direkomendasikan Lantaran dapat Memperbaiki volume urine dan membantu mengencerkan mineral yang Berpeluang membentuk batu ginjal.
Untuk sumber protein, kacang-kacangan seperti kacang-kacangan dan lentil dapat menjadi alternatif protein hewani. Jenis Konsumsi ini Memiliki kandungan purin yang lebih rendah dibandingkan daging merah, Supaya dapat membantu Mengurangi produksi asam urat dan risiko batu ginjal.
Ke Di Yang Sama, biji-bijian utuh seperti oat dan beras merah mengandung magnesium. Mineral tersebut dapat berikatan Bersama oksalat Di Di saluran pencernaan Supaya Mengurangi jumlah oksalat yang mencapai ginjal.
(suc/suc)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: 5 Konsumsi yang Bisa Bantu Kurangi Risiko Batu Ginjal, Apa Saja?











